Quantcast

Beranda » Perusahaan Activ8 Ingin Kizuna Ai Memiliki Kemampuan Multibahasa

Perusahaan Activ8 Ingin Kizuna Ai Memiliki Kemampuan Multibahasa

Activ8, perusahaan tempat bernaungnya Virtual Youtuber Kizuna Ai menginginkan VTuber AI mereka memiliki kemampuan multibahasa.

Pada akhir bulan Januari 2020, kami telah membahas mengenai perusahaan Virtual Youtuber yang bernama Activ8 tempat bernaungnya Kizuna Ai mengalami defisit. Salah satu pelopor Virtual Youtuber yang mempopulerkan genre ini sudah mengalami situasi sulit sejak tahun 2019.

Masa Depan Virtual Youtuber Kizuna Ai

Activ8, perusahaan manajemen dari Kizuna Ai melalui Japan Anime Music Lab telah mewawancarai Takeshi Osaka. Takeshi Osaka adalah seorang  CEO dan pendiri dari perusahaan Activ8.

Dia menginginkan Virtual Youtuber Kizuna Ai bisa multibahasa. Berikut ini Tanya jawab yang telah rilis publik melalui situs resmi Japan Anime Music melalui tanggapan tersebut:

Japan Anime Music:  Saya mulai berpikir baru-baru ini, ada banyak virtual youtuber yang berbahasa inggris. Kizzuna Ai aslinya berbicara bahasa jepang tapi sekarang dia bisa berbahasa cina juga.  Apa anda akan merencanakan untuk penambahan multibahasa lainnya suatu saat nanti?

Takeshi Osaka: Ya, kurasa kita harus menambahkan semuanya. Awalnya, ada dasar konsep yang menginginkan koneksi bagi semuanya, dan format itu disebut bakat virtual, dimana fans luar negeri memanggil wujud virtual tersebut.

Dan saya mulai berpikir karena tak adanya keterbatasan teknologi. Saya mulai merasakan adanya makna talenta virtual yang telah melanggar perbatasan ini.

Saya juga memikirkan para virtual streamer sangat signifikan besar karena kita memberikan avatar kepada semua orang yang tak ingin menunjukan wajahnya tapi ingin menciptakan dan menghubungkan konten mereka miliki. Pada dasarnya ini luar biasa.

Kizuna Ai menunjukan tak ada batasan untuk wujud manusia, bahwa tak ada batasan teknologi untuk memproduksi sesuatu yang dibuat manusia, dan masa depan itu tak terhingga, itulah sebabnya aku memproduksi konten seperti itu. bahwa sumber itu merupakan passion saya.

Adanya batasan berbahasa dalam melakukan koneksi kepada semua orang diseluruh dunia dan juga tidak adanya metode spesifik untuk menyelesaikan ini. Tetapi aku pikir ini sangat penting untuk mengoptimalkan konten bahasa tersebut dari negara tertentu.

Tentu saja jika ada metode untuk melakukan koneksi dengan cara lain dari berbahasa, maka kita akan menggunakan metode tersebut secepatnya.

Ada Apa dengan Kizuna Ai?

Kizuna AI Activ8 Virtual Youtuber

Sekitar pertengahan tahun 2019, pengisi suara asli Kizuna Ai sempat dikabarkan akan digantikan dengan orang lain. Ternyata hal ini merupakan sebuah misinformasi dari fakta sebenarnya.

Sebuah video yang dirilis pada 25 Juni lalu. Video tersebut merupakan video pertama dari proyek bertajuk “Multiple Ai Project”. Meskipun ini harusnya menjadi awal yang baru bagi karir Ai sebagai pelopor Vtuber (virtual youtuber).

Namun fans menjadi khawatir apakah Ai yang “asli” akan digantikan dengan berbagai macam versi Ai yang lain (Ai yang disuarakan oleh orang berbeda, atau pun Ai yang bisa berbahasa Mandarin, misalnya) dan membuat kerja keras Ai yang selama ini mereka kenal menjadi tidak berarti.

Menjawab kegelisahan fans, Ai pun merilis sebuah artikel eksklusif untuk menjelaskan proyek ini kepada para fans pada 27 Juni lalu, tiga hari sebelum ulang tahunnya. Ai menjelaskan bahwa proyek ini tidak akan berdampak besar pada dirinya dan “semua versi Ai yang ada dalam kanal YouTubenya adalah dirinya sendiri”.

Alhasil, fans pun menjadi sedikit lebih lega dan yakin bahwa Ai yang original tidak akan pergi kemana-mana dan akan tetap menghibur fans lewat video-videonya.

Perusahaan Activ8 Mengalami Defisit

Kizuna AI Activ8 Virtual Youtuber

Activ8, selaku perusahaan yang mengelola Kizuna Ai dan beberapa Vtuber lainnya, melaporkan bahwa mereka mengalami defisit atau penurunan pendapatan.

Tercatat pada kuartal ketiha tahun 2019, Activ8 mendapatkan pendapatan sebesar 675 juta Yen atau sekitar 8,4 milyar Rupiah. Padahal sebelumnya, Activ8 mendapatkan pendapatan sebesar 720 juta Yen atau sekitar 8,9 milyar Rupiah.

Loading...