Resmi! KPI Larang Iklan Blackpink Shopee Tayang di 11 Televisi Nasional

JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pasca digaungkannya petisi “HENTIKAN IKLAN BLACKPINK SHOPEE!!” oleh sebagian orang tua di Sosial Media Facebook. Sebab, KPI memutuskan untuk menegur sebanyak 11 stasiun televisi nasional di Indonesia agar tidak menayangkan iklan Shopee Blackpink.

Walaupun hal ini tidak disetujui sebagian besar warganet, namun berdasarkan Pasal 9 Ayat (1) SPS KPI tahun 2012, iklan tersebut berpotensi memuat hal yang tidak pantas dan melanggar norma kesopanan dan kesusilaan yang dijunjung oleh keberagaman khalayak terkait Budaya.

Faktanya, dalam ketentuan penyiaran iklan, disebutkan bahwa iklan yang akan ditayangkan haruslah menaati serta melestarikan unsur kebudayaan di Indonesia, yang juga menjunjung tinggi norma kesopanaan.

Sementara itu, petisi untuk menghentikan iklan Blackpink Shopee tersebut sudah di tandatangani oleh 98.084 orang di Change.org. Isi dari petisi tersebut memaparkan bahwa tayangan iklan tersebut seronok, mengumbar aurat, dan tak pantas untuk ditonton.

Berdasarkan rilis pers dari KPI, Komisioner sekaligus Koordinator bidang Isi Siaran KPI Pusat Hardly Stefano mengungkapkan bahwa KPI meminta para produsen iklan, untuk membuat iklan yang senantiasa memperhatikan brand safety, agar tidak menimbulkan presepsi negatif terhadap jasa yang ditawarkan.

Stefano juga menyatakan, bahwa Surat Peringatan tersebut akan dikirim kepada Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I), agar sesuai dengan MoU yang ditanda-tangani bersama KPI, agar dapat mengawasi serta mengevaluasi tayangan iklan suoaya sesuai dengan etika pariwara dan norma yang berlaku di masyarakat.

“Jika kami masih menemukan tayangan yang sama sebagaimana dimaksud dalam surat peringatan, KPI akan menjatuhkan sanksi sesuai dengan regulasi yang ada,” lanjut Hardly, seperti yang kami kutip dari POPBela.

Pelarangan Iklan Shopee Tidak Perlu Dilakukan, Tidak Berguna!

Pelarangan tayangan iklan Shopee Blackpink menurut Editorial Nawala Karsa di saat seperti ini adalah sangat terlambat dan bahkan tidak perlu dilakukan.

Alasan pelarangan tayangan iklan tersebut sangatlah tidak masuk akal. Sebab, iklan dengan tenggat waktu sendiri akan berakhir masa tayangnya setelah tenggat waktu berakhir. Dan ini berlaku untuk iklan Shopee Blackpink yang berakhir setelah gelaran Big Sale 12 Desember (12-12).

Bagaimana pendapat anda? Apakah anda sepakat, atau tidak sepakat dengan tindakan Komisi Penyiaran Indonesia atas pelarangan ini? Silahkan jawab melalui kolom komentar dibawah.

Hari Ini, Siaran Televisi 8K Pertama di Dunia Resmi Mengudara di Jepang!

TOKYO, Jepang – Pada hari Sabtu (1/12) pukul 10 JST, Jepang menjadi negara pertama yang menyiarkan siaran 4K, serta siaran 8K perdana di dunia. Ini dibuktikan dengan kehadiran kanal televisi NHK BS8K, yang dikelola oleh NHK (日本放送協会 Nippon Hōsō Kyōkai) dalam launching hari ini yang juga diikuti oleh sejumlah televisi swasta Jepang lainnya.

Acara launching tersebut dihadiri oleh sejumlah tamu seperti aktris Kyoko Fukada, menteri komunikasi Jepang Masatoshi Ishida, presiden dari NHK Ryoichi Ueda, dan presiden dari Asosiasi Penyiaran Publik Nasional dan Penyiaran Komersil Jepang Yoshio Okubo.

“Kami bertekad untuk menghadirkan siaran televisi berkualitas tinggi di tahun 2020,” ujar Ueda, yang kami lansir dari The Japan News. “Untuk menyukseskan siaran format 4K dan 8K, kami perlu membuat program yang menarik,” kata Okubo.

Terdapat sekitar 17 kanal siaran televisi berformat 4K dan 8K di Jepang, dengan NHK sebagai televisi pertama yang bersiaran dalam format yang disebut 16 kali lebih jernih dibandingkan dengan siaran Full HD biasanya.

Dalam rangka perayaan launching tersebut, NHK BS8K dikabarkan akan menayangkan ‘2001: Space Odyssey’ karya Stanley Kubrick. Alasannya? Agar para pemirsa NHK dapat menikmati ‘karya film bersejarah’ tersebut dalam format 4K. Film ini sendiri pada masanya, direkam menggunakan rol film 70mm, berbeda denngan film lainnya yang ada pada era tersebut yang menggunakan rol film 35mm.

NHK sendiri telah melakukan eksperimen mengenai format siaran kualitas tinggi tersebut di tahun 1995, dengan codename Super Hi-Vision, yang merupakan penerus dari Hi-Vision yang telah diimplementasikan dalam televisi digital mereka.

Siaran 8K: Mengejar Tokyo 2020, Belum Tentu Untung!

https://www.youtube.com/watch?v=mgdb7yY8edo

Video diatas merupakan rekaman selama 28 menit pasca NHK BS4K dan NHK8K diluncurkan. NHK memperkenalkan format 4K melalui acara ini.


Siaran Televisi dalam format 4K ini telah lama didorong oleh pemerintah Jepang guna menyukseskan gelaran Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020. Walaupun kemungkinan konten yang akan dihadirkan saat gelaran tersebut lebih sedikit dari yang direncanakan.

Selain itu, launching siaran ini nampaknya akan menguntungkan berbagai perusahaan elektronik di Jepang. Misalnya Sharp, yang telah memasarkan televisi format 8K dengan penangkap sinyal bawaan pada bulan November lalu, dengan ukuran terkecilnya yaitu 60-inch dengan harga 750,000 yen, atau sekitar 94 juta rupiah.

Selain televisi, diperkirakan antena dan receiver khusus akan mendatangkan keuntungan pasca diresmikannya siaran format 4K tersebut.

Namun, nampaknya perkiraan tersebut belum tentu benar. Pasalnya, berdasarkan data penjualan, perangkat televisi format 4K hanya terjual sampai 5,05 juta unit per akhir September lalu. Itu artinya, hanya sekitar 10 persen dari total rumah tangga di Jepang yang menyaksikan siaran dalam format tersebut.

Menurut survei yang dilakukan oleh A-PAB (sebuah asosiasi yang mengepalai perkembangan teknologi penyiaran di Jepang) pada bulan September, hanya 19 persen responden yang tahu bahwa siaran 4K dan 8K akan diluncurkan pada awal Desember ini.