Quantcast

Beranda » Menurut Kita » Satu Tahun Peringatan Pembakaran Studio Kyoto Animation

Satu Tahun Peringatan Pembakaran Studio Kyoto Animation

Bagaimana studio Kyoto Animation kembali bangkit pasca insiden pembakaran yang terjadi setahun lalu? Simak dalam artikel khusus peringatan berikut

PERINGATAN PEMBAKARAN STUDIO KYOTO ANIMATION – Pada hari Kamis, 18 Juli 2019, insiden besar terjadi di kota Kyoto, Jepang. Pagi itu, gedung ‘Studio 1’ dimana para animator serta staf Kyoto Animation lainnya bekerja dilalap si jago merah.

Kebingungan sempat mencuat di kalangan penggemar Studio KyoAni saat itu. Apa yang menyebabkan peristiwa yang sangat miris itu terjadi? Sejumlah dugaan di sosial media tersapu habis setelah sebuah kabar berhembus: “Seseorang membakar Studio KyoAni.”

Kronologi insiden pembakaran di studio Kyoto Animation

[BREAKING] Studio Kyoto Animation (KyoAni) Kebakaran.Belum dapat dipastikan penyebab kebakaran dalam gedung tersebut, namun, sejumlah sumber menyebut bahwa terjadi ledakan sebelum kebakaran terjadi.Kami akan update perkembangan terkini mengenai kebakaran di Studio Kyoani sesaat lagi.Source Feed: NHK

Dikirim oleh Nawala Karsa pada Rabu, 17 Juli 2019

Studio Kyoto Animation, dikenal cukup lama oleh para penggemar pop kultur Jepang di berbagai belahan dunia. Anime yang diproduksi tak jarang menuai apresiasi pemirsa, salah satunya Violet Evergarden, K-On, ataupun Nichijou.

Sesuai dengan namanya, Kyoto Animation berbasis di kota Kyoto, salah satu kota terbesar di negeri matahari terbit itu. Salah satu studio mereka yakni “Studio 1”, berada di kawasan Rokujizo, Fushimi. Tempat itulah yang menjadi saksi bisu kejadian naas tersebut.

Pukul 10.30 JST di hari Kamis, 18 Juli 2019, petugas Pemadam Kebakaran Kyoto mendapatkan laporan bahwa gedung milik studio Kyoto Animation tersebut terbakar. Petugas yang berada di tempat kejadian perkara pada saat itu menyatakan bahwa ada sekitar 7 hingga 8 staf studio KyoAni yang menjadi korban.

Tak lama berselang, Kepolisian Kota Kyoto menyatakan bahwa seorang pria misterius (yang kini teridentifikasi sebagai Shinji Aoba) yang menyiramkan bensin ke dalam gedung tersebut yang menyebabkan terjadinya kebakaran.

Menurut pengakuan salah satu staf Kyoto Animation saat kejadian, terdengar sebuah ledakan besar sekitar pukul 10 waktu setempat. Menurut pengakuannya, api tak lama menjalar menuju lantai 2 dan 3 selepas asap mengepung bagian dalam ruangan tersebut. Ia, beserta sejumlah staf yang lain langsung mengevakuasikan diri mereka menuju tempat yang aman.

Kronologi tersebut diperkuat dengan analisis yang diterangkan oleh Tokyo Broadcasting System melalui acara mereka, yakni NST. Acara talkshow berita tersebut menerangkan bahwa peristiwa pembakaran di studio Kyoto Animation berlangsung di lantai 1 (kantor administrasi). Namun, gedung tersebut memiliki tangga spiral yang dekat dengan sumber api yang terletak di pintu masuk gedung.

Sehingga, asap karbon monoksida (CO) dari pembakaran tersebut masuk melalui ruang tangga dan memenuhi ruangan studio hingga meracuni staf studio KyoAni di lantai 2 dan 3 (workshop) hingga tewas, sebelum akhirnya gedung tersebut terbakar.

Sejumlah korban selamat mengaku sempat berusaha membuka pintu rooftop di lantati 3, namun sayangnya pintu tersebut terkunci. Mereka terpaksa menyelamatkan diri melalui jendela yang ada di lantai 2 maupun 3. Sebagian dari korban mengalami patah tulang setelah keluar dari jendela.

[BREAKING] Kepolisian Kyoto Temukan Sejumlah Pisau Didekat TKP Studio KyoAni.Terkonfirmasi setidaknya sejumlah orang telah tewas dalam insiden tersebut. Pelaku menuangkan BBM ke lantai serta sejumlah orang dan memulai menyalakan api. Pelaku berusia sekitar 40 tahun.Kami akan perbaharui informasi ini segera.Source Feed: NHK

Dikirim oleh Nawala Karsa pada Rabu, 17 Juli 2019

Sementara itu tak jauh dari TKP, Kepolisian Kyoto menemukan sejumlah pisau, bensin, serta tas yang disimpan oleh sang pelaku, yakni Shinji Aoba di tempat sampah.

Peristiwa naas tersebut merenggut banyak nyawa

Yasuhiro Takemoto , sutradara anime Hyouka meninggal dunia
Sutradara Yasuhiro Takemoto, yang dikenal berkat adaptasi Hyouka dalam bentuk anime, menjadi salah satu korban jiwa akibat insiden tersebut | FOTO: (c) NHK

Dua hari setelah peristiwa itu terjadi, yakni 20 Juli 2019, presiden Kyoto Animation yakni Hideaki Hatta mengungkapkan jumlah korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Terdapat sekiranya 36 korban jiwa dan 34 korban luka akibat peristiwa tersebut, dan kebanyakan korban ditemukan di lantai 3.

Banyaknya jumlah korban yang ditemukan di lantai teratas tersebut dikarenakan kebanyakan dari mereka berusaha untuk melarikan diri melewati rooftop yang pada saat itu terkunci. Korban-korban tersebut terjebak dalam kepungan asap tebal dan wafat akibat kehabisan oksigen.

Estimasi jumlah korban jiwa dari keterangan Kyoto Animation adalah sebagai berikut:

  • Lantai 1 berkisar 2 orang
  • Lantai 2 berkisar 11 orang
  • Lantai 3 berkisar 19 orang dan semuanya terjebak di tangga ke atap,
  • Satu orang tewas ketika menaiki tangga dari Lantai 2 ke Lantai 3,
  • dan Tiga orang tewas setelah menjalani perawatan di rumah sakit terdekat.

Lembaga penyiaran publik Jepang, yakni NHK turut merinci bahwa korban jiwa dalam peristiwa tersebut memiliki rentang usia 20 hingga 60 tahun. Korban tewas dari rentang usia 20 tahun mendominasi, yakni sebanyak 15 orang.

Sempat diperkirakan lenyap, data dari Studio 1 ternyata masih utuh

Data Digital Studio Kyoto Animation selamat
Gambar dari para pelayat untuk para korban di studio 1 Kyoto Animation | FOTO: (c) Livedoor News, 2019

Presiden Kyoto Animation, Hideaki Hatta, sempat menyampaikan kabar yang cukup menggemparkan terkait kejadian tersebut. Dalam jumpa pers yang diadakan di kantor pusat Kyoto Animation, pada 19 Juli 2019, ia menyatakan bahwa seluruh materi anime terdahulu lenyap dalam insiden tersebut.

Hatta mengungkapkan bahwa banyak kerugian yang harus ditanggung akibat insiden tersebut. “Kerugiannya? Banyak,” ujar Hatta. Kerugian materil maupun immateril yang harus ditanggung oleh Kyoto Animation akibat insiden pembakaran tersebut ditaksir mencapai milyaran Rupiah.

Namun tak lama, pada 30 Juli 2019, Kyoto Animation menyebut bahwa mereka berhasil menyelamatkan sejumlah data dari server yang selamat dari insiden tersebut. Sejumlah gambar yang digambar dengan tangan telah didigitalisasi sehingga tersimpan dengan aman di server tersebut.

Melansir dari Livedoor News, lokasi server tersebut berada di lantai dasar gedung tersebut. Ruangan tersebut dilindungi beton di semua sisi. Sehingga saat insiden pembakaran tersebut terjadi, server tersebut tidak mengalami konsleting maupun kerusakan akibat pemadaman api yang dilakukan oleh pemadam kebakaran.

Pasca peristiwa memilukan tersebut, studio animasi yang terletak di kota Kyoto tersebut bekerjasama dengan sejumlah pakar IT untuk mengumpulkan data yang ada pada server tersebut.

Dukungan mengalir deras dari berbagai pihak untuk Studio KyoAni

Membantu Kyoto Animation
Donasi Kyoto Animation dengan membeli aset digital-nya | FOTO: (c) Kyoto Animation / Nawala Karsa

Mengulas peringatan atas peristiwa pembakaran gedung studio Kyoto Animation, tidak lengkap bila tidak membahas dukungan material maupun moril yang telah dikumpulkan guna menyokong studio tersebut untuk bangkit.

Setelah berita tersebar luas di media sosial, sejumlah pihak mulai melakukan penggalangan dana guna membantu Kyoto Animation melewati masa-masa yang sulit pasca insiden tersebut.

Yang pertama menggalang dana adalah perusahaan asal Amerika Serikat, yakni Sentai Filmworks. Perusahaan yang bergerak dalam urusan distribusi film anime di negeri ‘Paman Sam’ itu membuka penggalangan dana melalui situs crowdfunding GoFundMe.

donasi kyoto animation
FOTO: Nawala Karsa

Tak sedikit dari warganet yang menyisihkan uangnya untuk donasi tersebut. Melalui pantauan Nawala Karsa pada Kamis (18/7/2019) silam, sejumlah donatur dari Australia, Rusia, hingga Tiongkok mendonasikan uangnya untuk Kyoto Animation.

Dana yang digalang mencapai 2,3 juta Dollar AS, dan uang tersebut di sudah mulai disalurkan pada bulan Agustus 2019. Penyaluran dana tersebut selesai pada 21 November 2019, dan laman tersebut resmi ditutup pada 7 Desember 2019.

Selain melalui crowdfunding, sejumlah penggemar Kyoto Animation turut melakukan donasi dengan cara lain, yakni dengan cara membeli wallpaper yang dijual di toko digital milik studio KyoAni.

Di saat yang sama, studio Kyoto Animation juga membuka rekening bank khusus penerimaan donasi dari rekan-rekan industri hiburan maupun komunitas di Jepang. Pada Oktober 2019, jumlah uang yang diterima melalui rekening tersebut mencapai satu milyar Yen.

Personil X-Japan, yakni Yoshiki turut mendonasikan sejumlah uang melalui rekening tersebut. Sementara tokoh-tokoh ternama seperti CEO Apple, Tim Cook, Makoto Shinkai, serta kedutaan besar Tiongkok dan Perancis di Jepang turut mengirimkan dukungan moril.

Perdana menteri Jepang, Shinzo Abe, memberikan dukungan kepada Kyoto Animation secara moril melalui cuitan Twitter-nya, terkait insiden yang merenggut 34 jiwa tersebut.

Hari ini, dalam kasus pembunuhan-pembakaran di Kyoto, banyak sekali korban berjatuhan, dan saya kehilangan kata-kata karena penderitaan ini. Saya berdoa agar para korban dapat beristirahat dengan tenang. Saya juga ingin mengungkapkan rasa simpati saya kepada korban yang terluka dan berdoa agar cepat diberi kesembuhan.

Selain itu, Ketua Kabinet Sekretaris Jepang, Yoshihide Suga, pada Senin, 29 Juli 2019, menyatakan bahwa pemerintah Jepang mempertimbangkan untuk membantu studio Kyoto Animation pasca tragedi tersebut.

Konferensi pers yang diadakan oleh Suga, menjelaskan bahwa tiap partai, maupun non-partisan dalam Diet (pada saat itu) mengusulkan langkah-langkah yang tepat guna mendukung para korban serta perusahaan animasi tersebut.

Meskipun demikian, Kyoto Animation menegaskan bahwa mereka tidak akan menggunakan uang hasil donasi tersebut untuk memulihkan kegiatan operasionalnya, melainkan untuk menyantuni para korban yang terdampak dari insiden tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh kedua DPR Jepang di bagian Komite Finansial, Shinichi Isa, melalui cuitannya di Twitter resminya. Berikut adalah terjemahan dari cuitan tersebut:

“Kyoto Animation tidak berniat menggunakan uang yang diterima dari para donatur berasal dari berbagai negara untuk pemulihan bisnisnya. Namun, mereka lebih berkeinginan untuk menolong para korban dan keluarganya dengan uang yang sudah terkumpul tersebut.

“Perusahaan sendiri tidak ingin mempertahankan dukungan finansial dari manapun, termasuk yang datang dari institusi pemerintah. Mereka ingin terus maju dengan kekuatannya sendiri.”

Gedung ‘Studio 1’ terpaksa digusur habis

studio kyoto animation dihancurkan
Lahan bekas Studio 1 milik Kyoto Animation yang terbakar habis pada Juli 2019 silam | FOTO: (c) NHK, 2020

Setelah peristiwa tersebut terjadi, gedung tersebut tidak dapat digunakan kembali, terlebih karena peristiwa tersebut dapat menghantui ingatan para staf dan kolega yang berada di Kyoto Animation apabila gedung itu digunakan kembali.

Keputusan untuk menggusur ‘Studio 1’ tersebut ditetapkan oleh presiden Kyoto Animation, Hideaki Hatta dalam wawancaranya dengan Yomiuri Shimbun.

Saat ditemui di kantor utama Kyoto Animation di Uji, Kyoto, Hatta menyatakan bahwa setelah dilakukan penggusuran, lokasi tersebut akan dijadikan taman dan disertai sebuah monumen untuk memperingati peristiwa tersebut.

Pernyataan tersebut juga ia lontarkan, sebab banyak sekali polemik yang mencuat pasca peristiwa pembakaran tersebut terjadi. Hatta menyebut bahwa dirinya harus bergegas guna melindungi para staf dan kolega dari aftermath peristiwa tersebut.

Gedung tersebut pada akhirnya selesai dirobohkan pada 28 April 2020, sejak proses penggusuran dimulai pada bulan November 2019. Meskipun demikian, pihak Kyoto Animation belum dapat menentukan langkah yang tepat dalam hal pengelolaan lahan bekas gedung ‘Studio 1’ tersebut.

Mengutip dari NHK, pengacara yang mewakili Kyoto Animation menyebut bahwa keputusan selanjutnya terkait lahan tersebut akan ditentukan setelah mereka berdiskusi dengan sejumlah orang. Terlebih, banyak sudut pandang yang harus dilihat atas kejadian tersebut.

“Sudut pandang orang-orang yang berduka, para saksi mata, dan warga-warga sekitar diperlukan untuk mempertimbangkan langkah berikutnya,” ujar pengacara tersebut.

Siapa sebenarnya Shinji Aoba?

Pembakar Studio Kyoto Animation Shinji Aoba
FOTO: AlJazeera English / SGCafe

Jelang peringatan pembakaran studio Kyoto Animation, kabar yang cukup melegakan akhirnya diumumkan oleh pihak berwenang. Kepolisian Kyoto pada Rabu (29/5/2020) secara resmi menangkapn sang pelaku pembakaran, yakni Shinji Aoba.

Shinji Aoba, pria asal kota Saitama yang kini berusia 42 tahun ini akhirnya ditangkap setelah 10 bulan lamanya. Penangkapan secara resmi baru dilakukan oleh Kepolisian Kyoto karena harus menunggu pelaku untuk benar-benar pulih dari luka bakarnya.

Pihak Kepolisian Kyoto juga sempat menunda kembali penahanan Aoba akibat pandemi COVID-19 di Jepang pada saat itu. Mereka baru bisa menahan pelaku setelah pemerintah Jepang mengangkat status darurat pandemi virus Corona.

Sejumlah sumber yang dikutip NHK mengatakan bahwa Aoba memiliki catatan kriminal. Pada tahun 2012, Aoba pernah diadili atas kasus perampokan di sebuah toko serba ada. Dalam kasus itu, Aoba dijatuhi hukuman 3,5 tahun penjara.

“Kini kami akan fokus pada interograsi tersangka dan menyelesaikan penyelidikan kami guna mengusut tuntas kejahatan tersebut,” ujar penyelidik Toshiyuki Kawase, dikutip dari JapanToday.

Sejumlah sumber juga mengatakan bahwa kehidupan sehari-hari Aoba bergantung pada bantuan kesejahteraan sosial. Tidak hanya itu, dia juga dalam perawatan untuk gangguan mental yang sedang dideritanya. Bahkan dua tahun sebelumnya, ia pernah dilaporkan ke kepolisian oleh tetangganya lantaran membuat kekacauan.

NHK: Pelaku Pembakaran Studio Kyoto Animation Tertangkap!

[UPDATE] Momen Penangkapan Pelaku Pembakaran Studio Kyoto Animation Terekam Kamera!Jurnalis NHK News yang tengah menuju ke lokasi kejadian merekam kejadian tersebut sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan jurnalis NHK, pelaku ditangkap oleh 6 orang polisi. Pelaku terkena luka bakar.

Dikirim oleh Nawala Karsa pada Kamis, 18 Juli 2019

Aoba, saat diterangkan oleh dokter, mengalami luka bakar yang cukup parah di bagian wajah, dada, serta anggota thubuh lainnya saat tertangkap di TKP pada 18 Juli 2019 silam. Penangkapan Aoba terekam oleh seseorang yang kebetulan melewati jalan untuk menuju ke lokasi kejadian perkara.

Sementara itu, seorang saksi mata mengaku melihat langsung kejadian ketika Aoba ditahan. Ia mengatakan bahwa pelaku marah dan mengeluh, bahwa KyoAni mencuri sesuatu darinya sambil berteriak bahwa dirinya adalah korban dari plagiarisme yang dilakukan Kyoto Animation.

Shinji Aoba Pembakar Studio Kyoto Animation
CCTV memperlihatkan gerak-gerik pelaku sebelum, sesaat, dan setelah pembakaran studio Kyoto Animation | FOTO: Nippon TV News 24

Sebelum melancarkan aksinya, Aoba membeli sebanyak 40 liter bensin dari SPBU yang berjarak sekitar 500 meter dari ‘Studio 1’ milik Kyoto Animation. Ia mendatangi SPBU itu sendiri serta membawa 2 jerigen dengan troli pada pukul 10.00 JST, tepatnya 30 menit sebelum kejadian.

Setelah membeli bensin tersebut, ia bergegas pergi sembari mendorong troli tersebut. Saat ditanyakan oleh petugas SPBU, Aoba mengaku bahwa ia akan menggunakan bensin tersebut untuk menyalakan generator miliknya, ujar Markas Pusat Polisi Daerah Kyoto melalui keterangan pers (18/7/2019).

Menanggapi isu plagiarisme yang Aoba tuduhkan, presiden Kyoto Animation, Hideaki Hatta, membantah adanya hal tersebut. Melalui wawancara didepan pers, Hatta menjelaskan bahwa mereka tidak pernah bertemu, melakukan negosiasi, ataupun interaksi lainnya dengan tersangka sebelumnya.

Hatta menjelaskan bahwa, selain surat-surat ancaman yang dikirimkan Aoba kepada Studio KyoAni, tidak ada surat yang menyertakan nama Shinji Aoba.

Mulai bangkit, studio KyoAni buka kembali rekrutmen dan sekolah animasi

Kyoto Animation Rekrutmen
Informasi terkait lowongan kerja di Kyoto Animation untuk tahun fiskal 2021 | FOTO: www.kyotoanimation.co.jp

Selain itu, jelang peringatan setahun insiden pembakaran tersebut, studio Kyoto Animation kembali bangkit dengan membuka kembali lowongan pekerjaan pada 2 Juli 2020 lalu.

Pembukaan lowongan pekerjaan tersebut sempat ditunda akibat pandemi COVID-19 yang memaksa mereka untuk menunda perekrutan karyawan baru untuk tahun fiskal 2021.

Lowongan pekerjaan yang dibuka oleh Kyoto Animation antara lain dalam bagian Animator, Manajer, General Affair, 3DCG, serta System Engineer. Kontrak tersebut terbuka untuk mereka yang hendak bekerja full-time ataupun mereka yang ingin bekerja secara tahunan.

Selain membuka lowongan pekerjaan, Kyoto Animation kembali membuka pendaftaran untuk sekolah animasi yang mereka kelola dan juga sekolah animasi yang dikelola oleh sister company-nya, yakni Animation DO.

Program pendidikan animasi ini akan digelar mulai tanggal 3 Oktober 2020 hingga 25 September 2021. Program ini dibuka bagi lulusan SMA berusia 18 hingga 25 tahun.

Para murid yang tergabung dalam sekolah animasi milik Kyoto Animation ini akan diajari berbagai hal terkait animasi. Pendaftaran tidak dipungut biaya, namun biaya tiap semesternya dipungut sebesar 20 juta Rupiah (konversi IDR ke JPY pada 1/7/2020).

Kyoto Animation gelar upacara peringatan di lokasi bekas gedung yang dibakar

Peringatan Kyoto Animation Kyoani Insiden Pembakaran Livestream Youtube
FOTO: (c) Kyoto Animation

Pada 6 Juli lalu, Studio Kyoto Animation mengumumkan akan mengadakan acara peringatan insiden pembakaran tersebut secara livestreaming melalui channel Youtube. Acara ini diperuntukkan kepada para korban atas insiden pembakaran  yang terjadi di studio tersebut pada 18 Juli 2019.

Pihak Kyoto Animation kembali menegaskan kepada para penggemar agar mereka tidak mendatangi lokasi tersebut ditengah merebaknya virus COVID-19 di Jepang. Berikut adalah terjemahan dari informasi yang dirilis pada situs Kyoto Animation:

Terkait dengan kunjungan untuk mengenang insiden pada 18 Juli,

Kami ingin menyampaikan terima kasih atas kepedulian kalian semua.

Sudah hampir satu tahu sejak insiden yang terjadi pada 18 Juli 2019.

Kami sudah menyiapkan semua dalam acara tersebut untuk semua sahabat kami, namun karena situasi COVID-19 saat ini, dengan terpaksa kami harus membatasi acara untuk menghindari kerumunan orang.

Dengan situasi seperti itu, kami meminta kepada kalian semua untuk tidak mengunjungi daerah bekas kebakaran Studio 1. Kami sangat menghargai kepedulian kalian atas alat transportasi dan juga penduduk setempat.

Sebagai gantinya, kami akan melakukan video livestream pada acara memorial tersebut di hari yang sama melalui channel resmi Youtube kami secara online.

*Livestream hanya di region Jepang

Sabtu, 18 Juli 2020 (10:30 JST – 10:40 JST)
*Momen mengeningkan cipta dimulai pukul 10:35
Livestream tersedia di KyoaniChannel
*Video akan tersedia untuk di luar Jepang sehari setelah livestream
  • Saat acara berlangsung, kami memohon kepada kalian semua untuk tidak berkunjung.
  • Karangan bunga dan pemberian dalam bentuk apapun, dengan berat hati kami menolaknya.
  • Kami sangat menghargai kebaikan kalian semua.

Terima kasih atas perhatian dan pengertian kalian.

3 Juli 2020

Kyoto Animation Co.,Ltd.

Bagi NawaReaders yang hendak menyaksikan premiere dari peringatan pembakaran studio Kyoto Animation dapat langsung mengakses video tersebut pada link berikut. Video tersebut baru akan tersedia pada 18 Juli 2020, pukul 8.15 WIB.


Meski sempat terpuruk akibat insiden setahun lalu, Kyoto Animation bangkit secara perlahan namun pasti. Walau pandemi beresiko mengurasi profit mereka, studio animasi tersebut tetap melangkah. Dari musibah ini, kita dapat mengambil hikmah yang cukup baik.

Hikmah tersebut ialah bersabar, atas kejadian yang tidak terduga ini. Hal tersebut merupakan salah satu ‘ujian’ dari-Nya kepada umatnya. Selain itu, ialah tetap optimis melewati segala cobaan yang dapat berakhir baik di kemudian hari.

Melalui news recap kali ini kembali, redaktur Nawala Karsa mengucapkan turut berbelasungkawa atas peristiwa tersebut. Semoga amal ibadah para korban pembakaran tersebut diterima disisi-Nya, dan semoga korban yang selamat, maupun keluarga dari korban jiwa tersebut diberi kesabaran serta ketabahan. Amin.

Loading...