Beranda » Intens, Virus Corona Buat Kegiatan di Jepang Berantakan!

Intens, Virus Corona Buat Kegiatan di Jepang Berantakan!

Meningkatnya jumlah kasus virus corona berdampak negatif bagi kinerja masyarakat dan ekonomi di Jepang. Bagaimana kabarnya terkini?

Merebaknya kasus coronavirus secara internasional membuat khawatir bagi semua orang, lantaran virus ini lebih mudah tertular dibandingkan SARS maupun MERS. Bagaimanakah situasi Jepang setelah satu setengah bulan mendapati virus tersebut?

Situasi Jepang beberapa hari pasca kasus pertama virus corona

Kasus pertama dari virus corona di Jepang tercatat pada 16 Januari dimana turis dari Republik Rakyat Tiongkok. Ia mengaku pernah kontak dengan seseorang yang dari Wuhan, episenter penyakit tersebut. Jumlah kasus ini meningkat selang harinya, hingga pada 28 Januari seorang pengemudi bis terjangkit virus tersebut pasca mengantar turis dari kota Wuhan.

Wabah virus corona di Jepang sudah menjalar ke seluruh prefekturnya, dimana prefektur Hokkaido merupakan wilayah terdampak virus paling banyak. Hingga artikel ini diangkat, 274 orang dengan virus corona dirawat di rumah sakit dimana enam diantaranya meninggal dunia.

Prefektur Hokkaido sebagai jumlah kasus tertinggi diantara prefektur lainnya mengumumkan situasi darurat setelahnya. Keadaan darurat ini telah diumumkan resmi oleh pemerintah tempatan dua hari lalu, melalui gubernur Hokkaido, Naomichi Suzuki.

Situasi genting coronavirus ini membuat kinerja ekonomi dan bisnis di Jepang terganggu, bahkan sampai kehidupan normal masyarakatnya sendiri. Belum lagi, sekitar 705 penumpang dari lebih 2500 orang di kapal pesiar, Diamond Princess dikarantina dalam kapal disuspek mendapati virus corona yang berlabuh di pelabuhan Tokyo.

Semua sekolah diliburkan atas permintaan pemerintah!

virus corona sekolahan

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, melalui konferensi pers pada 27 Februari lalu, meminta semua sekolah untuk diliburkan sementara mulai Maret selama dua minggu. Hal ini menyusul beberapa pasien, termasuk anak-anak usia sekolah, terjangkiti virus corona tersebut, yang memang menyerang umumnya anak-anak dan lansia.

Perlu diketahui, masa belajar sekolah untuk semua jenjang di Jepang semestinya bermulai dari awal April hingga Maret, dimana seluruh siswa dipastikan untuk lulus sekolah atau naik kelas sesuai performanya.

Semua event penting dibatalkan imbas virus corona!

virus corona disneyland

Imbas dari kasus tersebut, beberapa event pop kultur di Jepang mengumumkan pembatalan secara serentak. Salah satunya adalah AnimeJapan 2020 yang mengutip situs resminya, pihak ofisial menyatakan akan membatalkan event yang semestinya diselenggarakan 23-26 Maret ini. Hal ini sebagai bentuk tanggapan resmi untuk mengikuti prosedur keselamatan pengunjungnya sejak virus corona menyerang beberapa kota di Jepang, khususnya ibukota Tokyo. Mereka pun meminta maaf atas pembatalan secara mendadak ini dalam situsnya.

Tidak hanya itu, banyak sekali tempat rekreasi yang mengalami kejadian serupa. Seperti pada Tokyo Disneyland dan Disney Sea ditutup sementara selama dua minggu. Penutupan ini seiring dengan beberapa pengunjungnya terlihat sedang batuk pilek menandakan Ia tercurigai terkena virus corona, yang mengharuskan pegawainya memakai masker. Namun seiring dengan meningkatnya kasus wabah tersebut, Disneyland akhirnya menutup sementara mulai awal Maret untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut.

Mengetahui pembatalan dan penutupan diatas, tidak dapat diprediksi apakah akan berjalan lancar untuk event terbesar yang akan Jepang adakan nanti, yaitu Comiket 98 awal Mei dan Olimpiade Musim Panas pada Agustus mendatang.

Semua produksi Nintendo Switch edisi spesial ditunda!

Coronavirus animal crossing nintendo switch

Kemudian, penjualan Nintendo Switch untuk edisi Animal Crossing: New Horizons ditunda sementara hingga waktu tidak ditentukan. Produksi konsol Nintendo Switch tersebut disebut dilakukan di pabrik yang terletak di Republik Rakyat Tiongkok. Negara ini menjadi tempat produksi untuk produk-produk yang dipasarkan dalam pasar domestik Jepang.

Pemesanan yang semestinya dilakukan pada tanggal 8 Februari 2020 ditunda oleh Nintendo hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Selain Switch edisi khusus tersebut, sejumlah pheriperal seperti Joy-con hingga Ringfit dipastikan turut terkena imbas yang serupa

Semoga Jepang cepat sembuh!

Wabah virus corona yang menjangkiti Jepang kurang dua bulan ini membuat lumpuhnya banyak fasilitas penting dan tidak berjalannya dinamika masyarakat normal di sana. Pada akhirnya, Kita hanya dapat berharap dan berdoa semoga Jepang dapat pulih dari bencana mendadak ini dan terus menikmati pop kultur asal sana dengan aman.

Sumber: SoraNews24, Kyodo News, Asahi Shimbun

Loading...