Quantcast

Beranda » Politikus Jepang Minta Maaf Karena Telah Melelang Masker Secara Online

Politikus Jepang Minta Maaf Karena Telah Melelang Masker Secara Online

Seorang politikus Jepang meminta maaf secara publik karena telah melelang masker secara online di saat banyak orang yang membutuhkannya.

Saat ini, masker memang sangat dibutuhkan oleh banyak orang karena wabah virus Coronavirus atau Virus Corona (Covid-19). Sudah ada banyak sekali kasus dimana distributor ataupun penjual menumpuk pasokan masker dan menjualnya dengan harga tinggi.

Mereka dengan rasa tidak bersalah mencari kesempatan dengan menjual masker tersebut dengan harga yang sangat tinggi disaat orang sangat membutuh masker tersebut. Tentu saja pemerintah melarang kegiatan tersebut dan menindaklanjuti para distributor dan penjual masker melalui jalur hukum.

Lain ceritanya dengan salah seorang politikus Jepang yang telah melelang masker secara online disaat banyak orang membutuhkannya. Ada apa dengan politikus Jepang tersebut? Yuk, kita cari tahu bersama!

Politikus Jepang Melelang Masker Secara Online Saat Wabah Virus Corona

Seorang politikus Jepang bernama Hiroyuki Marota telah melelang pasokan stok masker secara online. Masker-masker tersebut merupakan barang dari usaha dagang yang dia miliki. Ada sebanyak 2000 kotak yang berisi masker dilelang secara online.

Politikus tersebut mengatakan bahwa ia telah melelalang masker tersebut sebanyak 89 kali sejak 4 Februari sampai 6 Maret 2020. Keuntungan yang ia dapatkan mencapai 8,9 juta Yen atau sekitar 1,25 milyar Rupiah.

Perasaan Bersalah

Sebagai politikus Jepang, Hiroyoki Marota mengumumkan secara publik bahwa dia merasa bersalah karena telah melelang masker-masker tersebut disaat banyak orang membutuhkannya untuk melindungi diri dari wabah virus Corona. Dia mengakui keuntungan yang dia dapatkan dari menjual masker adalah tidak pantas.

Uang Hasil Lelang Disumbangkan

Setelah kejadian tersebut, Hiroyuki Marota tetap akan melanjutkan pekerjaannya sebagai anggota majelis. Sedangkan perusahaan dagang yang dia miliki akan diambil alih oleh istrinya. Hiroyuki Marota mengatakan dia akan menyumbangkan uang hasil lelang masker.

Penjualan-Pelelangan Masker Online Di Banned Saat Wabah Virus Corona

Dari hasil investigasi kami, banyak situs internasional penjualan ataupun pelelangan secara online telah di banned atau dilarang. Hal ini bertujuan untuk memastikan pihak-pihak yang distributor masker tidak menjualnya dengan harga tinggi. Dan juga memastikan semua orang bisa mendapatkan masker dengan harga normal.


Ingin tahu lebih banyak mengenai Virus Corona di Nawala Karsa? Kalian bisa baca beritanya disini.

Loading...