Quantcast

Beranda » Jalur Komuter » Setahun MRT Jakarta Beroperasi, Foto Ini Sempat Viral di Kalangan Wibu

Setahun MRT Jakarta Beroperasi, Foto Ini Sempat Viral di Kalangan Wibu

Merayakan setahun beroperasinya MRT Jakarta, mari kita kembali melihat foto saat uji coba MRT Jakarta yang sempat viral di kalangan wibu

MRT Jakarta resmi beroperasi tahun lalu, yakni pada 24 Maret 2019, dengan dibukanya jalur Bundaran HI – Lebak Bulus sebagai fase pertama moda raya terpadu tersebut. Selama ujicoba, banyak sekali hal yang menarik perhatian, terutama foto ini yang sempat ramai dikalangan penggemar Jejepangan.

Foto dalam Rangkaian MRT Jakarta, Mirip Kimi no Na wa

setahun mrt jakarta beroperasi
Naya Pratanggapati / Kimi no Na wa – Makoto Shinkai & ComixWave

Sejak tanggal 12 Maret 2019, MRT Jakarta, bekerjasama dengan Bukalapak sebagai penyedia tiket, mulai beroperasi dalam fase ujicoba dengan mengoperasikan 7 rangkaian kereta disertai 1 rangkaian lainnya sebagai cadangan. Alokasi penumpang sendiri diatur hingga total 285.600 orang dalam dua minggu.

Pada hari Sabtu (23/3/2019), netizen Naya Pratanggapati mengunggah foto dua anak yang tengah menghadap satu sama lain antar gerbong kereta. Uniknya, dengan caption foto “mada kono sekai wa”, foto tersebut meraih 1.4 ribu shares dan ramai diperbincangkan oleh khalayak wibu.

mada kono sekai wa

Posted by Naya Pratanggapati on Friday, 22 March 2019

Penyebab viral-nya foto tersebut lantaran mirip sekali dengan salah satu scene di film Kimi no Na Wa atau your name. karya Makoto Shinkai dari Studio ComixWave. Tentu saja, foto tersebut tidak sengaja dipotret oleh Naya, namun hal tersebut memberikan gambaran bahwa skenario yang ada dalam film buatan sutradara Garden of Words bisa saja terjadi di dunia ini tanpa kita ketahui.

Kimi No Na Wa, dan Hubungannya dengan Kereta

kimi no na wa train JR EAST
Kimi no Na wa – Makoto Shinkai & ComixWave

Tak dapat dipungkiri, keterlibatan unsur perkeretaapian di film Kimi no Na Wa memberikan unsur estetikanya tersendiri bagi para menonton bahkan bagi para wibu yang cenderung hikki di rumah masing-masing dan tak pernah keluar rumah. Hal tersebut tentunya dapat meningkatkan keinginan mereka untuk keluar dari zona nyaman mereka dan pergi berkeliling melihat suasana indah yang belum mereka lihat sebelumnya.

Mulai dari kereta komuter diesel seri KIHA 66-1, hingga kereta komuter listrik seri E231 dari Japan Railways East (Kereta Jepang divisi Timur, atau disebut JR East) muncul dalam film anime ini. Kebetulan, Indonesia melalui PT. Kereta Commuter Indonesia memiliki kereta komuter listrik seri 205 yang pernah digunakan oleh JR East, yang membuat feeling dari anime ini cukup relevan bagi para commuters wibu di Jakarta.

Kereta Jepang saat ini memang menjadi kereta yang cukup populer dan tengah dipakai oleh operator kereta di Jabodetabek, kecuali bagi LRT Jakarta dan LRT Jabodetabek yang menggunakan rangkaian produksi Hyundai Rotem dari Korea Selatan serta produksi PT. INKA.

Di KRL Commuter Line Jabodetabek sendiri, pengoperasian kereta Jepang sudah dimulai sejak adanya hibah dari Pemerintah Kota Tokyo di tahun 2000 kepada KAI. Kereta yang saat itu dihibahkan adalah Kereta Rel Listrik Toei seri 6000, yang merupakan kereta rel listrik berpendingin pertama yang beroperasi di rel kereta listrik Indonesia, mengutip dari Katadata. Dan mulai dari saat itulah, KAI memutuskan untuk membeli kereta bekas dari Jepang, yang memiliki keandalan lebih baik dari Eropa.

MRT Jakarta, Setahun Beroperasi, Hadapi Lika-Liku Besar

MRT Jakarta
MRT Jakarta di Stasiun ASEAN / Melvin Deswira / Nawala Karsa

Kembali dalam setahun beroperasionalnya MRT Jakarta. Kereta yang dioperasikan dibawah kepengurusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah banyak melewati masa-masa yang bisa dibilang cukup sulit. Mulai dari masalah teknis pada vending machine, terganggunya operasional kereta akibat mati lampu mendadak di Jabodetabek, hingga Virus COVID-19 atau Virus Corona yang memaksa kereta ini untuk beroperasional secara terbatas.

Setelah setahun beroperasi, MRT Jakarta, yang menjadi harapan baru bagi masyarakat Jakarta sebagai tranportasi umum dalam kota, nampaknya akan terus menghadapi lika-liku permasalahan yang baru dan tak akan terduga sebelumnya.

Apresiasi besar bagi operator sekaligus staf yang terlibat dalam pengoperasian MRT Jakarta ini diperlukan, dan salah satu cara bagi kita untuk mengapresiasi adalah dengan menggunakan transportasi umum sebagai pengganti kendaraan pribadi saat bepergian keliling kota Jakarta.

Loading...