Broadcasted by Galau Jikan FM

Tiga Website Diserang Hacker Brazil, Bagaimana Tanggapan Polri?

Wahyu Nurramadan Widayanto
hacker

Seorang hacker asal Brazil dengan code name “son1x”, mengaku bahwa dirinya telah berhasil meretas tiga server web milik Polri dan memiliki data pribadi serta rahasia anggota Polri lengkap dengan orang-orang terdekatnya.

Pada Bulan Oktober lalu, son1x sempat menggegerkan dunia maya Indonesia karena ulahnya berhasil mengubah tampilan dari Web Pusat Malware Nasional milik Badan Siber.

Tindakan son1x tidak berhenti sampai di situ, karena di Bulan November dirinya merusak empat subdomain Government Certification Authority (GovCa) yang dibentuk oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Tidak sekedar mengubah tampilan dan merusak saja, peretas berusia 16 tahun tersebut juga membocorkan data dari salah satu server yang diretas dan dibagikan secara gratis melalui akun Twitter-nya.

Membocorkan Data Pribadi Anggota Polri Melalui Twitter

Untuk data yang dibocorkan melalui akun Twitter-nya, son1x membagikan dua tautan untuk mengunduh file data bernama “polrileak.txt” dan “polri.sql”. Dari dua tautan tersebut, tersedia setidaknya 28 ribu informasi pribadi dari anggota Polri.

Selain mengunggahnya melalui akun Twitter, son1x juga membagikan data tersebut di Ghostbin, yang merupakan situs web untuk menyimpan dan membagikan teks secara online.

Beberapa data yang dibocorkan tersebut, memuat pelbagai informasi seperti nama, tempat tanggal lahir, satuan kerja, status pernikahan, pangkat, jabatan, alamat, golongan darah, suku, agama, dan beberapa informasi lainnya.

Hacker Berusaha ‘Membantu’ Rakyat Indonesia

Terkait ulahnya yang melakukan peretasan pada server web Polri, dikutip dari Cyberthreat, hacker Brazil son1x mengatakan bahwa dia bergerak sendiri, tanpa bantuan dari gengnya yang bernama “theMx0nday”, yang merupakan geng peretas web defacement.

Menurut son1x, dirinya melakukan peretasan karena banyak orang Indonesia yang menghubungi dirinya dan mengatakan situasi kehidupan di Indonesia. Dari cerita tersebut, son1x tidak mendukung pemerintah karena perlakuan pada rakyatnya. Hal ini menyebabkan peretas asal brasil tersebut memutuskan membantu dengan apapun yang bisa dirinya lakukan, termasuk membocorkan data.

Tanggapan Kadiv Humas Polri

Menanggapi ulah peretas asal Brasil, son1x, Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, mengungkapkan bahwa pihak Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) saat ini sedang berupaya mengusut kasus peretasan ini.

Kedepannya, Irjen Dedi Prasetyo juga mengungkapkan bahwa dirinya akan segera memberikan kabar selanjutnya, jika sudah ada perkembangan baru terkait kasus ini.


Penulis: Wahyu Nurrahmadan


Terima kasih telah membaca artikel Nawala Karsa. Artikel ini kami buat sepenuh hati untuk para pembaca, termasuk kamu!

Dukung Nawala Karsa sebagai media berita independen dan terpercaya kamu dengan memberikan tip melalui Sociabuzz Tribe milik Ayukawa Media. Untuk mengirimkan tip, kamu dapat membuka pranala berikut pranala berikut.