Melalui livestream Bilibili, gim moefikasi senjata api Girls’ Frontline mengumumkan kolaborasi mereka dengan serial komedi Dropkick on my Devil! atau Janshin-chan Dropkick.

Kolaborasi 2 Franchise

MICA selaku pengembang Girls’ Frontline berkata bahwa kolaborasi ini direncanakan untuk berlangsung tahun ini juga. Yuzhong selaku co-founder MICA dan produser Girls’ Frontline mengomentari kolaborasi ini sebagai ‘penyeimbang’ konten Girls’ Frontline yang bisa dibilang serius.

“Janshin-chan adalah anime yang santai dan ceria, ada berbagai karakter perempuan yang menarik yang ingin kami tunjukan dalam permainan. Dalam Girls’ Frontline sendiri, kami secara bergantian menggunakan atmosfer yang santai dan serius, sesuai kolaborasinya. Untuk kolaborasi dengan Janshin-chan, para penonton silakan menduga.”

Sejauh ini belum ada informasi lebih lanjut kolaborasi Girls’ Frontline dengan Dropkick on My Devil! seperti karakter-karakter yang akan muncul nanti.

Tentang Dropkick on My Devil!

Dropkick on My Devil manga anime

Janshin-chan Dropkick atau Dropkick on My Devil! merupakan manga komedi supranatural buatan Yukiwo tentang seorang gadis yang memanggil iblis bernama Janshin, perempuan dengan ekor ular. Sebagai iblis yang dipanggil, Janshin terikat kontrak dengan Yurine yang memanggilnya. Akan tetapi setiap hari Yurine menyiksa Janshin dengan menjadikannya bawahan, dan tidak segan menggunakan kekerasan kepada Janshin.

Janshin yang kesal selalu memikirkan cara untuk membunuh Yurine agar kontraknya lepas. Itulah asal nama dropkick pada judul anime ini. Hari-hari Janshin dan Yurine juga semakin meriah dengan hadirnya teman-teman sesama iblis Janshin, seperti Medusa, Minos, dan Pekora.

Janshin-chan Dropkick telah dibuat anime sebanyak dua season, dan season ketiganya telah mencapi goal Crowdfunding yang dibutuhkan. Walau merupakan anime komedi, ada banyak elemen gore dan splatter dalam anime ini.

Tentang Girls’ Frontline

girls frontline game
FOTO: Google Play Store

Girls’ Frontline merupakan gim mobile dengan tema moefikasi senapan. Menceritakan tentang masa depan, dimana robot android yang disebut T-Doll menjadi personel perang pengganti manusia. Sangvis Ferri, sebuah kecerdasan buatan memberontak terhadap manusia, dan dengan T-Doll mereka, mengumumkan perang terhadap manusia.

Pemain berperan sebagai komandan organisasi militer bernama G&K, dan harus memimpin organisasi tersebut melawan Sangvis Ferri.

Sebelumnya, Girls’ Frontline telah melakukan kolaborasi dengan berbagai franchise lain. Seperti anime Gunslinger Girl, gim VA-11 HALL-A, dan The Division milik Ubisoft.

Contributor
Nawala Karsa NK Kurio