Salah satu game yang banyak digemari pemain di awal zaman kepopuleran Facebook, yaitu Ninja Saga harus berakhir dalam waktu dekat ini. Apa penyebab game Ninja Saga berakhir di Facebook? Yuk, kita cari tahu bersama!

Game Ninja Saga di Facebook Telah Berakhir

Adobe mengumumkan akan memberhentikan Adobe Flash secara global pada tanggal 31 Desember mendatang. Hal ini menimbulkan banyak efek berantai kepada pihak-pihak tertentu. Salah satunya adalah game Facebook yang populer pada jamannya, yaitu Ninja Saga. Game tersebut akan berakhir dan ditutup aksesnya.

Kabar tersebut terdapat pada bagian atas game saat pemain membuka game tersebut. Dalam pengumumannya, Ninja Saga akan mengakhiri game-nya per tanggal 31 Desember, bersamaan dengan berakhirnya layanan Adobe Flash.

Ninja Saga tidak akan tersedia setelah 31 Desember karena bersamaan dengan Adobe Flash, yang akan segera dimatikan. Setelah tanggal tersebut, Anda tidak akan lagi bisa bermain game tersebut dan semua item pembelian dalam game akan hangus. Kamu bisa melanjutkan bermain gim ini sebelum hari itu atau mencari game hebat lainya.

Developer Ninja Saga Menyediakan Jalan Tengah

Walau demikian, bagi kalian yang masih ingin memainkan game tersebut atau ingin menyimpan akun game kalian, Developer memberikan jalan tengah. Sehingga walau game sudah resmi ditutup di Facebook, kalian masih bisa memainkan game tersebut.

Langkah pertama, tentunya kalian harus mengakses game tersebut lebih dahulu. Kedua, cari dan klik menu Headquarters. Ketiga, klik menu NS Membership, dan terakhir kalian cukup sign in lagi dengan memasukkan e-mail dan password seperti biasa.

Setelah langkah-langkah di atas selesai, developer akan mengirimkan e-mail balasan ke e-mail yang telah dimasukkan yang menjadi tanda bahwa kalian telah terdaftar pada game tersebut. Yang nantinya dapat dimainkan di situs resmi Ninja Saga di sini.

Layanan Ditutup

Adobe Flash Player Berakhir Layanan

Melalui situs resminyaAdobe mengumumkan akan mengakhiri salah satu layanannya yaitu Flash Player setelah mencapai kesepakatan bersama tiga perusahaan raksasa lainnya, yaitu Apple, Facebook, dan Google.

Selain itu, dua perusahaan lainnya yaitu Microsoft dan Mozilla turut menyetujui kesepakatan tersebut, dengan berencana akan menghapus layanan Adobe Flash melalui Windows Update.

Adobe juga mengingatkan penggunanya untuk segera menghapus atau me-uninstall Flash Player yang ada pada komputer penggunanya sebelum tanggal jatuh tempo, yaitu pada tanggal 31 Desember 2020 Mendatang.

Nawala Karsa NK Kurio