Quantcast

Beranda » Game dan Tekno » Jadi Alat Meme, Ternyata Ini Sejarah Teknik Manipulasi Deepfake

Jadi Alat Meme, Ternyata Ini Sejarah Teknik Manipulasi Deepfake

Teknik mengedit foto menjadi video Deepfake yang viral sebagai alat untuk meyebarkan propaganda, kini menjadi alat membuat meme.

Baru-baru ini cukup ramai netizen menggungah suatu video yang menampilkan seorang tokoh menyanyikan lagu Baka Mitai dari video game Yakuza 0. Tidak sedikit netizen bertanya-tanya cara membuat video seperti itu. Selidik punya selidik, ternyata teknik tersebut bernama Deepfake.

Ditemukan pada tahun 2017, bagaimana cara Deepfake bekerja?

Dikutip dari The GuardianDeepfake ditemukan pada tahun 2017 saat pengguna situs Reddit menggungah potongan klip video pornografi, dimana pada video tersebut telah dimanipulasi dengan mengedit bagian wajahnya dengan wajah aktris seperti Gal Gadot, Taylor Swift, Scarlett Johnson, dan masih banyak lagi.

Ternyata untuk membuat video Deepfake hanya diperlukan beberapa langkah saja. Pertama, Anda harus memasukkan ribuan foto wajah dari dua orang yang berbeda ke dalam sebuah algoritma kecerdasan buatan yang bernama encoder.

Lalu encoder bekerja dengan mencocokan kesamaan raut muka pada kedua orang pada foto-foto tersebut, yang kemudian hasil foto dari pencocokan tersebut dikompres.

Lalu algoritma kecerdasan buatan Deepfake yang kedua bernama decoder memulihkan lagi foto-foto yang sebelumnya telah dikompres, namun karena wajah pada foto-foto tersebut tergabung menjadi satu, Anda memerlukan satu decoder untuk memisahkan dan memulihkan foto wajah asli, dan satu decoder lagi untuk foto wajah yang akan diedit.

Untuk memulai proses face swap untuk Deepfake, Anda cukup menambahkan foto kompres ke decoder yang “Salah”. Contohnya foto kompres wajah A dimasukkan pada decoder foto kompres wajah B disimpan. Lalu decoder tersebut merekonstruksi wajah pada foto B untuk menyesuaikan ekspresi yang ada pada foto kompres wajah A. Untuk membuatnya menjadi video, harus dilakukan secara frame-by-frame.

Awalnya untuk keperluan propaganda

Ternyata teknik Deepfake sering dimanfaatkan untuk menyebarkan konten-konten yang bersifat propaganda, misleading, hingga hoax. Seperti untuk mempengaruhi lawan politik, contohnya pada video di bawah ini.

Pada video tersebut, mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama seolah-olah mengatakan hal yang tidak senonoh pada presiden Amerika Serikat saat ini Donald Trump dengan mengatakan “complete dipshit“.

Kini dipakai sebagai meme

Tapi belakangan ini, Deepfake justru digunakan untuk membuat bermacam-macam meme dimana netizen menggungah video seolah-olah seseorang menyanyikan suatu lagu.

Seperti yang dilakukan oleh akun Twitter @Tortokhod dengan mengunggah video Youtuber Linus Tech Tips seolah-olah Linus menanyikan lagu Baka Mitai, dan tentunya menggunakan Deepfake.

Ngomong-ngomong, apakah ada meme Deepfake lain di sosial media yang kamu sukai? Jangan lupa jawab di kolom komentar, ya!

Loading...