Acara Phobia Art Charity Project yang dilangsungkan pada hari Minggu (20/12) lalu secara digital telah berakhir. Acara ini mendapatkan respon positif dari banyak orang yang ingin melawan rasa takut dengan sebuah seni sekaligus melakukan donasi.

Bagi kalian yang ketinggalan, yuk cari tahu lebih banyak mengenai acara ini!

Latar Belakang Phobia Art Charity Project

Phobia Art Charity Project yang diprakarsai oleh Siti Fadhilla dan Ragil Rici, pelajar seni Bandung untuk memenuhi tugas mata kuliah Publikasi Karya. Phobia merupakan sebuah acara pameran digital yang bertujuan untuk menggalang dana. Kemudian dana tersebut disalurkan lebih lanjut kepada kampanye peduli kesehatan mental Indonesia.

Isu yang diangkat dalam acara ini adalah tentang kesehatan mental mengenai ketakutan dan keresahan terutama selama masa-masa COVID-19.

Seniman, Donatur, dan Komisi

Pada awalnya, acara ini disayembarakan secara open call melalui komunitas-komunitas seniman dan industri kreatif. Phobia kemudian menemukan 5 seniman yang terdorong untuk berkesenian dan membantu isu kesehatan mental.

Setelah mengalami proses panjang, akhirnya acara ini sebagai cara penggalangan dana dengan menggunakan sistem Komisi Seni. Dimana hasil yang berhasil digalang seniman akan 75% didonasikan dan karya yang dibuat atau diperuntukkan untuk pemesan.

Pemesan diberikan batas minimum donasi yaitu Rp 200 ribu dan maksimal tidak terhingga. Batasan tersebut dipatok dari upah rata-rata seniman untuk karya komisi. Pada akhirnya, acara ini berhasil menggalang dana tercatat sebesar RP 1.237.500 dari Komisi Karya. Nilai ini akan terus bertambah hingga batas waktu penutupan penggalangan dana.

Audiens Sebagai Donatur di Phobia Art Charity Project

Selain menggalang dana dengan komisi karya, panitia juga melibatkan audiens untuk berinteraksi dan ikut berdonasi melalui Trakteer. Sejauh ini tercatat sudah terkumpul Rp. 627.445 dari audiens melalui Trakteer. Donasi publik tersebut dibuka sejak tanggal 18 Desember 2020 dan akan ditutup bersamaan dengan penutupan kegiatan pameran pada tanggal 21 Desember.

Kegiatan Acara Phobia Art Charity Project

Di hari berlangsungnya acara ini, ada berbagai kegiatan yang dilangsungkan oleh panitia acara. Mulai dari penjelasan mengenai apa itu Phobia, materi tentang Anxiety Disorder, Kelas Lukis Quaz dan juga pameran dari hasil jadi lukisan para seniman.

Jika kalian ingin ikut berdonasi, kalian bisa langsung mengunjungi situs Trakteer yang telah disediakan oleh panitia. Batas waktu donasi akan ditutup pada 21 Desember 2020 pukul 23:59 WIB.

Phobia Art Charity Project

Penyaluran dana untuk Donasi

Total dana yang berhasil digalang akan lebih lanjut didonasikan secara mandiri oleh panitia Phobia kepada kampanye Dukungan Kesehatan Mental Indonesia yang digalang oleh Halo Jiwa, komunitas peduli ODGJ setelah pameran berakhir melalui KitaBisa.

Nawala Karsa NK Kurio