Violence Jack, salah satu karya buatan Go Nagai, akan mendapatkan judul manga baru yang ditulis oleh Yu Kinutani. Manga ini nantinya akan berjudul Violence Jack 20XX dan dimuat dalam majalah bulanan Young milik Kodansha. Violence Jack 20XX menceritakan tentang Jepang yang terkena gempa besar, dan menyebabkan negara tersebut menjadi wilayah tak bertuan yang penuh dengan kekerasan.

Violence Jack 20XX akan diterbitkan dalam Monthly Young Magazine yang akan terbit pada 19 Februari 2021. Yu Kinutani, akan menggambar untuk seri manga baru ini. Sebelumnya, Kinutani sudah terlibat dalam berbagai proyek berkitan dengan nama Go Nagai. Di antaranya adalah: Amon – Devilman Mokushiroku: The Darkside of The Devilman, dan Devilman Mokushiroku: Strange Days. Selain itu, dia juga menggambar manga Steamboy bersama Katsuhiro Otomo.

Setelah menjadi asisten untuk komikus Shotaro Ishinomori, Go Nagai mulai terjun ke dunia komik profesional. Awalnya ia membuat komik lelucon pendek dan ringan, namun seiring waktu, ia membuat karya yang lebih serius dan dewasa.

Go Nagai merupakan komikus pertama yang membawa aliran erotisme dalam kultur manga. Karya-karya Go Nagai yang paling populer antara lain adalah: Devilman, Mazinger Z, dan Getter Robo. Go Nagai juga tidak malu-malu merambah ke genre lain, seperti Cutey Honey, yang merupakan cerita mahou shoujo dengan unsur dewasa.

Mazinger Z, sebagai salah satu karya Go yang paling populer, juga menjadi serial Super Robot yang sukses, dan menjadi influencer judul-judul Super Robot yang lain. Seri Mazinger Z kemudian berkembang lagi menjadi Great MazingerGrendizer, dan Mazinkaizer.

Baik Devilman, Mazinger, dan Cutey Honey, kemudian memperoleh pembaharuan mereka lagi pada tahun 2018 dalam bentuk Devilman Crybaby, Mazinger Z Infinity, dan Cutey Honey Universe.

Violence Jack, merupakan karya Go Nagai setelah kesuksesannya dengan Devilman. Seperti serinya terdahulu, Go Nagai tidak menahan penggambaran darah dan kekerasan dalam seri ini. Violence Jack memliki berbagai elemen yang serupa dengan Hokuto no Ken, salah satunya adalah gaya pakaian post-apocalypse mereka yang sama-sama mengambil referensi dari film barat Mad Max.