Beranda » Game & Tekno » Review The Seven Deadly Sins: Grand Cross

Review The Seven Deadly Sins: Grand Cross

Kamu akan sangat menyesal jika belum mainkan The Seven Deadly Sins: Grand Cross selagi gimnya hot saat ini di app store Google dan iOS!

Review The Seven Deadly Sins: Grand Cross – Pada awal 2020 ini, Netmarble, bersama studio subsidiarinya Funnypaw, akhirnya merilis gim baru dari franchise terkenal di Jepang, yaitu The Seven Deadly Sins: Grand Cross! (Nanatsu no Taizai: Grand Cross). Server global berikut dengan Asia Tenggara juga dirilis 3 Maret, beberapa bulan setelah versi Jepang dan Korea dirilis. Bagaimanakah gim ini menjadi salah satu gim mobage terfavorit di berbagai app store saat ini?

Apakah itu The Seven Deadly Sins: Grand Cross?

the seven deadly sins grand cross 1

The Seven Deadly Sins: Grand Cross (TSDS:GX) adalah gim mobile yang dikembangkan dan dipublikasi oleh Netmarble, bekerjasama dengan Funnypaw Inc. dan penerbit Kodansha. Gim ini didasarkan oleh franchise manga terkenal, The Seven Deadly Sins (Nanatsu no Taizai), karya Nakaba Suzuki. Gim ini tersedia kepada publik, dapat diunduh ke ponsel melalui Google Play Store atau iOS App Store.

Versi untuk server Jepang dan Korea telah dirilis terlebih dahulu pada Januari lalu dan mendapat tanggapan sangat bagus dari para playerbase-nya. Dan baru-baru ini versi global telah berhasil diluncurkan di masing-masing App Store Selasa kemarin secara resmi. Untuk versi yang baru saja dirilis ini memiliki dua server berbeda, Global dan Asia.

Seperti apa The Seven Deadly Sins: Grand Cross?

TSDS:GX menyajikan gim yang tidak biasanya dibanding mobage lainnya. Bedanya adalah Kita disuguhkan oleh gameplay yang terbilang unik dalam mode battle maupun mode adventure. Pada mode battle, bagi yang tidak asing kepada gim turn-based RPG, penulis jamin tidak akan nyesel untuk mencoba mobage ini. Mode adventure pun memiliki banyak pilihan untuk Kamu melakukan berbagai kegiatan disamping interaksi kepada NPC maupun meningkatkan karakter dan equipment.

Beberapa faktor gameplay yang mesti kamu tahu!

Turn-based RPG yang unik!

the seven deadly sins grand cross 3the seven deadly sins grand cross 2

Dalam battle di gim ini, Kamu akan dihadapkan dengan pertarungan RPG ala turn-based yang mengharuskanmu memikirkan serangan yang akan dilancarkan. Satu mode pertarungan membutuhkan 3 karakter inti untuk dimajukan, dan satu karakter cadangan sekiranya ada satu yang dikalahkan musuh.

Mode pertarungan atau battle disini menunjukkan skill yang bisa kamu pakai, atau skill card yang bisa ditingkatkan kekuatannya. Untuk menaikkan kekuatan dari skill yang ingin dipakai, pastikan dua kartu skill-mu berdekatkan sehingga keduanya akan bergabung menjadi satu. Warna kartu skill akan berubah sesuai tingkatan, mulai dari perunggu, perak hingga emas. Skill pamungkas, atau ultimate skill, bisa dikeluarkan setelah karaktermu memperoleh minimal lima lingkaran penuh dibawah HP karakter.

Ketika Kamu mencapai level 10, Kamu bisa memasang karakter lain untuk mengaktifkan efek asosiasi. Dalam efek ini, akan dituliskan pengaruh dari interaksi antar karakter yang ada nantinya, yang akan berperan penting dalam penguatan timmu untuk kesuksesan misimu maupun melawan tim kawanmu.

Ngomong-ngomong soal melawan tim kawan, fitur lainnya dalam mode pertarungan ini adalah adanya PVP mode yang memungkinkan mengadu rostermu kepada player lainnya. Fitur ini dapat tersedia seketika Kamu telah menambahkan temanmu ke dalam list teman dalam gim. Kamu bisa menguji seberapa kuat tim Kamu melawan tim temanmu agar bisa mengetahui seberapa jauh keunggulan strategimu menyusun tim rosternya.

Terakhir, adanya raid battle yang merupakan fitur boss battle dengan skala besar, yang memungkinkanmu melawan monster kelas boss yang lebih sulit. Banyak hadiah, uang dan EXP setelah mengalahan monster tersebut, baik menghadapinya sendirian maupun bersama player lainnya.

Perkenalkan franchise dengan penceritaan chapter manga!

the seven deadly sins grand cross 8

Bagi yang awam dengan franchise cerita dari The Seven Deadly Sins seperti penulis, tidak perlu khawatir karena cerita dari mobage ini disadur langsung dari manganya. Beberapa chapter perkenalan dalam gamenya pun akan memandumu ke dalam dunia Britannia di Seven Deadly Sins. Beberapa stage di luar chapter cerita, misalnya membantu penduduk desa sebagai misi sampingan juga ditulis secara rapi dan tidak kalah menarik.

Kontrol Meliodas keliling desa!

the seven deadly sins grand cross 4

Satu fitur yang unik disini adalah eksplorasi dalam satu tempat untuk berinteraksi dengan NPC ataupun mencari item. Menerima misi dalam gim ini cukup untuk berinteraksi dengan NPC yang memiliki tanda seru berwarna biru. Misi yang Kamu terima akan disortir ke dalam daftar quest, biasanya dekat dengan lokasi tempat Kamu terima misi.

Untuk mendapatkan item dalam lokasi pedesaan, Kamu tinggal perlu mendekati objek yang memiliki ikon lensa kemudian berinteraksi dengan objek tersebut dan menyentuk ikon lensa tadi. Beberapa item yang didapat akan muncul secara acak, jadi jangan lupa rajin-rajin ke desa maupun kota, ya!

Bisa ngapain di bar kita?

the seven deadly sins grand cross 5

Gim ini juga menyuguhkan fitur berbagai macam ketika Kamu berada dalam bar. Kamu bisa menaikkan affection Meliodas dengan berbagai macam cara, seperti menyediakan bir kepada pelanggan setelah diisi, ngobrol dengan beberapa karakter yang muncul, dan juga masak untuk buff sebelum pertarungan.

Khusus memasak ini, Kamu hanya butuh membeli beberapa bahan masak dan dapat Kamu bikin masakan sesuka hati. Setiap masakan yang sudah jadi dapat memberikan peningkatan daya serang maupun tahan selama battle berlangsung.

Fitur dekorasi bar dalam lobi utama gim ini memungkinkan Kamu untuk membeli furniture baru untuk menghias barmu agar lebih menarik. Dalam hal ini, Kamu dapat membeli barang-barang tersebut dengan membayar beberapa diamond saja layaknya kosmetik dalam gim-nya.

Terakhir ada fitur gyro yang bisa diaktifkan dengan mendekati Elizabeth kemudian menyentuh ikon gasing untuk masuk ke mode gyro. Mode ini tidak perlu kamera untuk mengaktifkan, namun keunggulan dari mode ini adalah bisa berkeliling di sekitar lingkungan barmu dengan ponselmu sekaligus berinteraksi dengan berbagai karakter!

Adakah masalah di tengah bermain?

Gim ini tidak memerlukan spesifikasi tinggi untuk ponselmu karena dapatdiatur tingkatan grafis dengan mudah melalui setting gim tersebut. Permasalahan utama kemungkinan adalah minimal spek yang diperlukan untuk dapat bermain TSDSGX tersebut.

Kamu perlu memiliki ponsel dengan minimal beroperasi dengan Android versi 4.4 dan RAM minimal 2 GB. Sedangkan untuk Kamu yang bermain lewat ponsel iPhone harus memiliki sistem operasi iOS 9.0 dan RAM 2 GB atau lebih. Fitur Alternate Reality yang memungkinkan Kamu untuk memainkan game dengan kamera juga tersedia pada kedua sistem operasi, namun diharuskan ponsel Kamu mendukung fitur AR untuk membolehkan fasilitas tersebut.

Aplikasi ini memiliki mode power saving yang meredupkan layar ketika Kamu meninggalkan ponselmu selama beberapa menit, dan mengaktifkan kembalinya tinggal sentuh Hawk. Mode ini akan membuat baterai ponselmu lebih hemat untuk bekerja selama memainkan gim ini, namun jangan biarkan Hawk tidur terlalu lama, ya!

Kesan setelah bermain game The Seven Deadly Sins: Grand Cross?

  • Grafik:

Mengingat gim yang disadur langsung dari animenya ini, tentu saja produksi pengembangannya tidak bisa dibilang sembarangan. Beberapa aspek dalam anime yang juga disadur dari manga-nya ini juga diterapkan secara efektif disini, hingga berbagai plot krusial setiap chapter dalam plot utamanya. Desain model karakter berformat polygonal namun dapat teradaptasi untuk beberapa cutscene dari gimnya tersendiri membuat gim ini nyaman dan menarik untuk ditonton dengan santai. Hanya saja, karena animasi battle yang memang membutuhkan sedikit banyak tenaga yang ponselmu perlu sedikit kerja membuat baterai ponsel lebih cepat terkuras, namun bisa diatasi dengan setting grafis dalam menu opsinya.

  • Suara:

Untuk musik khusus gim ini digubah sebagian besar oleh Keiichi Okabe, personil dari grup musik MONACA yang telah mengisi musik pada banyak anime petualangan. Mereka juga memiliki kredit dalam pengembangan musik gim lainnya, seperti NieR Gestalt dan NieR Automata. Setiap lagu yang diputar dalam momen-momen dalam game maupun berada di tengah gameplay dirasa pas untuk menemani petualanganmu berkelana dalam dunia Britannia.

Satu kontributor lagi adalah komposer Ryo Kunihiko, atau bisa dipanggil dengan nama Hangul, Yang Bang Ean. Ia merupakan penggubah musik dari anime era 2000an seperti Juuni Kokuki, Saiunkoku Monogatari, Tegami Bachi dan Akatsuki no Yona. Ia menyumbang beberapa track dalam game ini, termasuk diantaranya adalah BGM untuk bar, subtitle, dan lain sebagainya.

Setiap karakter yang muncul di gim ini terbilang sangat ambisius mengingat beberapa seiyuu yang terlibat semuanya berdasarkan dari animenya. Contohnya adalah Yuki Kaji sebagai Meliodas, Sora Amamiya sebagai Elizabeth, Misaki Kuno sebagai Hawk dan lain sebagainya. Tidak menutup kemungkinan bila Kamu mendapatkan karakter yang kebetulan juga ngefans dengan seiyuu pengisi karakter tersebut, bukan?

  • Gameplay:

Seperti yang telah dijabarkan sebelumnya, TSDS:GX ini memiliki gaya permainan yang unik dan inovatif. Pada mode pertempuran melawan musuh, Kamu perlu mengetahui skill untuk tiap karakter yang dipakai secara efektif untuk menghabisi mereka. Setiap skill mereka pun mendapatkan efek berbeda selain menyerang satu lawan, termasuk diantaranya meningkatkan daya serang atau ketahanan ataupun sebaliknya ke lawan. Melayangkan serangan pun tetap harus perhatikan elemen apakah yang akan Kamu hadapi nantinya agar Kamu tahu kelemahan dari musuhmu.

Di luar itu, mode eksplorasi dalam gim RPG ini mungkin sudah pernah dilakukan di gim sebelumnya. Tetapi, jarang sekali ada mobage lain yang dapat seperti ini, termasuk interaksi dengan NPC atau landmark untuk menerima misi, membeli item, maupun mencari item sekalipun.

Selain itu, mode battle menyuguhkan auto-battle yang dapat Kamu pakai ketika ingin mengurus urusan lain sembari grinding. Dalam opsi auto-battle ini Kamu bisa memilih antara tidak dibatasi berapapun pertarungan yang kamu jalani maupun cuma lima kali pengulangan saja. Persiapkan juga stamina potion secukupnya jika Kamu ingin mengulang battle berkali-kali untuk mengumpulkan beberapa item. Jangan lupa juga agar jumlah tenaga tim Kamu bisa lebih memadai agar bisa melalui auto-battle dengan lancar, ya!

  • Gacha:

Bagi penulis, gim ini menyajikan gameplay yang tidak kalah menarik dari mobage lainnya, termasuk menaruh elemen-elemen cerita diambil dari franchise-nya. Setiap roster karakter yang didapat nantinya akan diperlihatkan set skill yang bisa Kamu pakai. Mendapatkan beberapa karakter yang dibutuhkan juga sebagaian besar didapat dari hasil tarikan gacha yang memerlukan diamond sebagai mata uang yang dapat dibeli dengan uang dunia nyata.

Biarpun se-ampas apapun tarikanmu dalam gacha ini, Kamu hanya perlu mengerti skill yang karaktermu bisa dikeluarkan, baik menyerang, bertahan atau memberikan buff. Namun ada beberapa tokoh di gim ini yang setidaknya sangat vital untuk menyelesaikan level yang spesifik, jadi jangan lupa untuk tanyakan komunitas mobage ini jika bingung, ya!

Animasi dalam gacha ini terbilang unik agar Kamu dapat mengetahui seberapa garam-kah tarikanmu dalam gacha ini, Kamu perlu bedakan dua warna saja:

the seven deadly sins grand cross 7  the seven deadly sins grand cross 6

  • Warna biru biasanya memiliki sebagian besar rarity R hingga SR
  • Warna kuning memiliki satu hingga tiga SSR

Namun jika Kamu lebih ingin merekrut banyak karakter yang ingin Kamu pakai, Kamu dapat membeli beberapa starter pack yang bisa dibeli dengan pulsa, voucher Google Play maupun Go-Pay, tergantung moda pembayaran yang Kamu mau.

Final thoughts buat The Seven Deadly Sins: Grand Cross?

Bagi penulis yang sebelumnya tidak asing untuk memainkan permainan video game RPG berbasis turn-based seperti TSDS:GX ini, gim ini sangat menarik untuk dimainkan lebih lama. Gim yang diangkat langsung dari manga aslinya ini memanjakan para fansnya untuk menjelajahi tanah Britannia sesuai dengan plot ceritanya. Selain itu, penulis yang secara awam mengenal franchise ini sebatas dari nama dan daftar seiyuu yang terlibat di anime-nya ini membawa kesan tersendiri setelah memainkannya.

Saran penulis untuk memainkan dengan lebih enjoy untuk main gim tersebut adalah menjadi lebih familiar dengan mekanisme gameplay dari mobage ini. Diantaranya adalah:

  • Belajar dari internet!

Ada setidaknya banyak informasi yang tersebar di internet yang hanya membutuhkanmu mencarinya dalam sekian detik. Salah satunya adalah informasi mengenai franchise The Seven Deadly Sins itu sendiri, plot ceritanya dan pengenalan berbagai karakter yang Kamu perlu ketahui

  • Cari informasi mengenai tier list untuk karakter yang dipakai!

Selain informasi di atas, ada kalanya perlu mencoba update seputar karakter yang Kamu inginkan dalam roster gim Grand Cross ini. Banyak sekali karakter di TSDS:GX ini yang bisa Kamu rekrut, namun ada baiknya Kamu juga dapat mencari sendiri tier list karakter rekomendasi dari player yang telah bermain di server Jepang maupun Korea. Bisa-bisa tidak ada bedanya formasi yang cocok dan efektif untuk raid battle di kemudian nanti.

  • Bagikan set party-mu kepada komunitas yang bisa kamu percaya!

Bingung apakah antara ketiga karaktermu sudah pas atau belum? Jangan ragu untuk bertanya kepada komunitas yang bermain game ini juga agar bisa mendapatkan feedback saran dan jangan takut untuk menunjukkan karaktermu sekalipun masih belum kuat.

Secara keseluruhan, gim The Seven Deadly Sins: Grand Cross sudah bagus dan tidak kalah menarik dari gim mobage adaptasi franchise pop kultur lainnya yang melakukan hal serupa. Dengan game ini, Netmarble dan pengembang Funnypaw telah sukses membawakan franchise ini lebih dikenal oleh banyak kalangan. Semoga ada lebih banyak pemain yang berminat menjelajahi bumi Britannia bersama Meliodas dan The Seven Deadly Sins!

Mengenai The Seven Deadly Sins

Setelah review mari kita mengenal The Seven Deadly Sins (Nanatsu no Taizai) adalah komik fantasi hasil karya Nakaba Suzuki yang diterbitkan oleh Kodansha pada 10 Oktober 2012 melalui majalah Weekly Shonen Magazine. Di negara Jepang sendiri sudah 40 volume telah terbit di seluruh sirkulasi toko buku antara tahun 2012 hingga sekarang. Manga ini telah meraih penghargaan Kodansha Manga Awards atas manga shonen terbaik, serta masuk nominasi di Angouleme International Comics Festival di Perancis.

Animenya sendiri telah ditayangkan selama empat musim mulai tahun 2014, dua tahun setelah manganya terbit, dan diproduksi oleh studio A-1 Pictures.

Berikut sinopsis komiknya oleh Elex Media, dikutip dari situs Gramedia:

Seven deadly sins, pemberontak legendaris yang konon dituding berkomplot untuk menggulingkan kerajaan. Bahkan hingga saat ini pun, mereka masih diburu oleh Holy Knights, tokoh penting kerajaan yang kekuatannya setara seribu prajurit. Tapi, kemudian muncul seorang gadis yang mencari seven deadly sins dengan memendam perasaan getir, maka dimulailah petualangan menakjubkan.


©Nakaba Suzuki, KODANSHA/The Seven Deadly Sins: Revival of the Commandments Project,MBS. All Rights Reserved.
©Netmarble Corp. & Funnypaw Co., Ltd. All Rights Reserved.

 

Loading...