Beranda » Anime & Manga Jepang » Penayangan Film Anime Fate/Stay Night Heaven’s Feel III Resmi Ditunda

Penayangan Film Anime Fate/Stay Night Heaven’s Feel III Resmi Ditunda

Penayangan film Fate/Stay Night Heaven’s Feel III. spring song mengalami penundaan di Amerika untuk keselamatan para penontonnya dari Virus Corona. Bagaimana dengan bioskop di Indonesia?

Ada berita buruk bagi para penggemar film anime Fate/Stay Night Heaven’s Feel III. Kira-kira ada apa ya dengan film anime Fate/Stay Night Heaven’s Feel III? Yuk, kita cari tahu bersama!

Film Fate/Stay Night Heaven’s Feel III Ditunda

Dari akun Twitter resmi Aniplex USA mengatakan Fathom Events dan Aniplex Amerika meminta maaf atas penundaan film Fate/Stay Night [Heaven’s Feel] III. spring song akibat COVID-19 atau Virus Corona. Sebelumnya anime ini dikabarkan akan tayang di Teater Orpheum Los Angeles, California pada tanggal 17 April 2020 dan di Jepang pada tanggal 28 Maret 2020.

Seluruh tiket yang sebelumnya sudah dibeli akan di-refund sepenuhnya. Pengumuman waktu penayangan baru akan diumumkan jika situasi sudah kembali normal.

Kabar Penayangan di Bioskop Indonesia

ODEX Indonesia selaku distributor film ini belum memberi kabar mengenai jadwal resmi perilisan film ini. Namun kemungkinan besar akan mengalami pengunduran jadwal rilis sampai waktu yang sudah ditentukan.

Film ini merupakan bagian yang terakhir setelah 2 bagian sebelumnya Fate/Stay Night[Heaven’s Feel] I. presage flower  (2017) dan Fate/Stay Night[Heaven’s Feel] II. lost butterfly (2019) tayang di bioskop Indonesia.

Sekilas Mengenai Fate/Stay Night Heaven’s Feel

Film Anime Fate/Stay Night Heaven's Feel

Anime ini merupakan film trilogi produksi Ufotable yang disutradarai oleh Tomonori Sudō, dan musiknya dikerjakan oleh Yuji Kajiura. Trilogi ini mengadaptasi rute terakhirnya yaitu Heaven’s Feel dari Visual Novel-nya.

Berbeda sekali dengan 2 rute sebelumnya, rute ini memiliki cerita yang sangat kompleks dan penuh dengan drama. Rute ini mengambil cerita dimana Sakura Matou memiliki masa kecil yang sangat kelam.

Sedari kecil dia ingin dijadikan tumbal oleh Matou Zouken yang merupakan kakeknya sekaligus kepala keluarga Matou. Orang yang melindunginya agar hidup bahagia adalah ayahnya Matou Kariya yang rela bertaruh nyawa agar anaknya bisa hidup bahagia.

Shirou sebagai tokoh utama di sini bertarung tanpa servant karena Saber sudah hilang di cerita bagian pertama. Shirou di cerita ini seperti buah simalakama. Dia bingung akan menyelematkan Sakura yang ternyata merupakan inti sari Holy Grail atau menyelamatkan seluruh nyawa orang yang berada di Fuyuki City.

Shirou bertarung didampingi oleh Rin disusul dengan Illya yang bergabung dengan mereka. Lebih uniknya mereka membantu Shirou bertarung tanpa servant karena servant milik mereka mati di cerita bagian kedua.

Loading...