Beranda » Regional » Gedung DPR Tiba-Tiba Berasap, Netizen Malah Bersuka Cita

Gedung DPR Tiba-Tiba Berasap, Netizen Malah Bersuka Cita

Selain berbahagia, ada juga yang menanggap bahwa kejadian tersebut sebagai ‘modus’ untuk meminta gedung baru.

Kemarin (24/2) gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dikabarkan tiba-tiba berasap, tepatnya di gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. Bukannya berduka ataupun prihatin, banyak netizen justru bersuka cita dan mensyukuri insiden tersebut.

Suka Cita Netizen Gedung DPR Tiba-Tiba Berasap

Seperti yang terlihat dari salah satu kolom komentar di Fan Page Facebook Kompas TV, dimana pada kolom komentarnya, terlihat berbagai komentar suka cita atas insiden tersebut.

Gedung DPR Kebakaran, Banyak Penghuni Terjebak

Posted by Kompas TV on Sunday, 23 February 2020

Seperti contohnya komentar yang diunggah oleh akun Facebook Imron Hasnul yang justru senang mendengar kabar tersebut.

Alhamdulillah semoga anngota nya yg suka maling duit rakyat terpanggang di dalamnya..tapi yg baik2 semoga selamat dunia aherat

Selain itu, ada juga komentar akun Facebook EveMei Diana Marpaung yang menayangkan insiden tersebut, tapi bukan karena asap yang mengepul, melainkan khawatir menjadi salah satu modus untuk meminta gedung baru.

Sabotase, minta gedung baru. Miris yaaa lihat nya. Etika dan moral udah nggak punya

Kronologi Munculnya Asap di Gedung Nusantara III

Suasana Gedung Nusantara III

Dikutip dari Republika. Awal kejadian berawal pada hari Senin (24/2) pukul 11:50 Waktu Indonesia Barat (WIB), suara alarm secara mendadak terdengar di Gedung Nusantara III, disusul dengan asap yang sudah memenuhi bagian lobi gedung.

Orang-orang yang berada di gedung pun otomatis keluar dari gedung. Tidak ketinggalan Petugas Keamanan Dalam (Pamdal) menuntun orang agar tidak tersesat karena asap yang tebal menghalangi penglihatan.

10 menit berlalu, asap pun semakin menebal dan mulai memenuhi Gedung Nusantara III, sementara itu di luar terlihat orang-orang yang sudah menyelamatkan diri keluar gedung berkumpul.

Tidak lama kemudian, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat datang ke lokasi sembari mengerahkan sebanyak 11 unit mobil.

Dalam kurun waktu satu jam, Gedung Nusantara III ditutup dengan tujuan memudahkan proses penyelidikan penyebab munculnya asap tersebut.

Walau asap mengepul, rupanya kejadian itu tidak mempengaruhi rapat dan acara di gedung lain. Seperti Rapat Koordinasi antara MPR dan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD di Gedung Nusantara V.

Penyebab Asap Disebabkan Oleh Sistem Aerosol yang Bermasalah

Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar telah menegaskan bahwa asap yang muncul di Gedung DPR tepatnya di Gedung Nusantara III bukan disebabkan oleh kebakaran, melainkan disebabkan oleh sistem aerosol yang entah bagaimana bisa terbuka.

Di koridor lantai 2, sekitar sejam lalu aerosol berfungsi tanpa sebab jelas. Teman-teman damkar sedang meneliti dan evaluasi apa penyabab aerosol sistemnya terbuka,” ujar Indra.

Indra menambahkan, harusnya sistem aerosol aktif apabila ada api, namun untuk kasus ini malah tidak ada api yang memicu asap, tapi tiba-tiba muncul sendiri.

“Itu adalah hang atau error, sehingga sistem itu di beberapa titik mengeluarkan asap semacam fogging yang biasanya keluar ketika ada panas atau api,” tambah Indra.

 

Loading...