Beranda » Bus & Kereta » Sepeda Listrik GrabWheels Hadir di Jakarta, Begini Bentuknya!

Sepeda Listrik GrabWheels Hadir di Jakarta, Begini Bentuknya!

Sebelum sepeda listrik GrabWheels muncul, beberapa waktu yang lalu, skuter listrik GrabWheels sempat menjadi primadona masyarakat terutama di kalangan anak muda ibukota Jakarta. Skuter listrik GrabWheels banyak diperbincangkan hingga digemari dan menjadi bahan story di Instagram. Hingga pada November 2019 lalu, terjadi kejadian yang menewaskan pengguna GrabWheels di dekat fX Sudirman akibat ditabrak oleh mobil.

Skuter Elektrik Dilarang, Sepeda Listrik Hadir!

Dinas Perhubungan DKI Jakarta pun turun tangan dan memutuskan untuk melarang operasional GrabWheels di trotoar jalan protokol di Jakarta. GrabWheels kini jarang terlihat dan untuk menggunakan GrabWheels kini hanya bisa di kawasan terbatas, seperti di dalam kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta atau di kampus Universitas Indonesia (UI) Depok.

Setelah kejadian tersebut, Grab akhirnya kembali menghadirkan solusi transportasi alternatif di Jakarta. Namanya masih “GrabWheels”, tapi dalam bentuk yang berbeda. Bukan dalam bentuk skuter listrik, tapi sepeda listrik! Sebenarnya Grab sendiri belum mengumumkan secara resmi mengenai kehadiran skuter listrik GrabWheels ini, hingga tweet seorang warganet bernama Lenny melalui akun Twitter-nya di @Lenny_diary viral tentang pengalamannya mencoba sepeda listrik GrabWheels.

Sepeda GrabWheels: Masih Gratis

Penasaran dengan itu, pada Rabu (11/12) malam kami pergi ke kedai Kafe SSS (Sampoerna Strategic Square) yang berlokasi dekat dengan Stasiun MRT Bendungan Hilir untuk menjajal langsung. Seorang petugas dari GrabWheels menghampiri kami saat sedang melihat-lihat puluhan sepeda listrik GrabWheels yang berjajar rapi itu. Kami mendapat penjelasan bahwa layanan ini masih dalam tahap uji coba publik. Oleh karena itu sehingga layanan ini masih gratis. Tidak perlu membuka aplikasi Grab dan scan kode QR, namun calon pengguna akan dimintai KTP dan nomor telepon. Sambil menyiapkan sepeda listrik yang akan kami gunakan, dia juga menyebut bahwa lokasi pick up dan drop off masih terbatas. Lokasinya ada di tiga tempat, yaitu di Kopi SSS, di Universitas Atmajaya, dan di Peruri dekat M Bloc Space. Oh ya, jam posnya juga terbatas, saat ini beroperasi setiap hari mulai jam 08:00 – 20:30 WIB.

Bentuk sepeda listrik produksi Selis ini mirip sepeda pada umumnya, hanya ada fitur kotak baterai di bawah sadel sepeda dan tuas gas. Cara mengendarai sepeda listrik ini juga hampir sama seperti sepeda pada umumnya. Bedanya karena sepeda ini adalah sepeda listrik, maka terdapat tuas gas sehingga pengguna tidak perlu mengayuh sepeda. Untuk mengaktifkan gas, pengguna harus mengayuh sebanyak dua atau tiga putaran sebelum tuas gas dapat ditarik. Kecepatan sepeda juga hanya bisa dipacu sampai 30 kilometer per jam. Terdapat juga fitur keselamatan berupa helm sepeda, indikator kapasitas baterai, klakson, lampu di depan dan belakang sepeda, dan fitur idling stop yang membuat tuas gas tidak aktif ketika sepeda sedang berhenti.

Lihat keseruan kami ketika menggunakan GrabWheels saat Rabu (11/12) malam dan juga pada Minggu (15/12) pagi saat Car Free Day di Jalan Sudirman – Thamrin pada galeri foto di bawah ini.

Pendapat Kami?

Kehadiran kembali GrabWheels dengan bentuk sepeda listrik membawa “angin segar” karena alternatif menggunakan moda mobilitas pribadi kembali hadir. Terlebih dengan bentuk baru berupa sepeda listrik, diharapkan tingkat keamanan layanan bike sharing menjadi lebih terjamin, karena hanya boleh digunakan untuk satu orang dan berusia dewasa. Dan diharapkan dengan kehadiran GrabWheels dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat dalam gaya hidup BMW (bus / bike – MRT – walk). Sehingga polusi udara di Jakarta dapat diminimalkan dan tingkat kemacetan juga dapat semakin berkurang.

Loading...