Beranda » Penyiaran » Kabar Buruk, PPTV Thailand Berhenti Siarkan Premier League

Kabar Buruk, PPTV Thailand Berhenti Siarkan Premier League

Bagi NawaReaders yang sering menikmati siaran melalui parabola, ada kabar kurang mengenakkan. Stasiun televisi asal Thailand PPTV, berhenti menyiarkan Premier League.

Hal ini diumumkan melalui situs resminya pada hari Jumat (25/10). Sedianya stasiun televisi itu menyiarkan laga antara Manchester City melawan Aston Villa pada pukul 18.30 waktu Thailand (setara WIB) keesokan harinya.

PPTV menghentikan sementara siaran Premier League

PPTV HD Saluran 36, sebagai pemegang hak siar pertandingan langsung Premier League musim 2019/2020, menyampaikan bahwa Premier League mengirim pemberitahuan untuk sementara menangguhkan siaran langsung. Dikarenakan kebocoran sinyal ke luar Thailand melalui sistem siaran satelit, PPTV harus menghentikan sementara siaran langsung. Penghentian ini berlaku mulai 26 Oktober. Kami telah menyampaikan kepada pemirsa melalui layar dan saluran daring mengenai hal tersebut, tetapi karena keadaan memaksa, selain mengawasi PPTV, perlu dilakukan penghentian sementara dari siaran langsung. Kami sedang bekerja untuk mencari solusi dengan pihak terkait untuk mengatasi masalah ini sesegera mungkin.

PPTV: Saluran Tetangga Yang Banyak Diburu

PPTV merupakan stasiun televisi swasta asal Thailand yang dimiliki oleh konglomerasi Bangkok Media. PPTV bersiaran di saluran 36 melalui TV Digital terestrial dan satelit.

PPTV dikenal di Thailand dan beberapa negara di Asia Tenggara berkat siaran olahraga yang cukup beragam terutama di akhir pekan. Program olah raga yang ditayangkan antara lain Bundesliga yang disublisensi dari beIN Sports, MotoGP (sublisensi Fox Sports) serta EFL Cup.

PPTV mendapat hak siar Premier League tahun ini melalui sublisensi dari TrueVision, pemegang hak siar di Thailand. Dalam kesepakatan itu, PPTV berhak menayangkan satu pertandingan tiap pekannya.

Siaran satelitnya dapat disaksikan selama reciever yang digunakan dapat membuka enkripsi BISS. Hal ini menyebabkan saluran ini banyak diburu pemirsa pengguna parabola di berbagai negara.

Premier League nampak sangat intens dalam upaya menangkal pembajakan konten di berbagai medium. Salah satu kebijakannya adalah dengan membatasi siaran melalui satelit.

Hal ini terjadi di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Di Indonesia, TVRI sampai mengganti enkripsi yang digunakan menjadi XCrypt saat mulai menyiarkan Premier League.

 


Hai, NawaReaders dan OtaCool! Jangan lupa untuk akses terus Nawala Karsa untuk informasi pop kultur dan teknologi terkini, serta Indonesian Otaku untuk dosis harian wibu kalian!

Loading...