Beranda » Pop Kultur » Toko Fisik Kyoto Animation ‘KyoAni Shop’ Akan Tutup 2020 Mendatang

Toko Fisik Kyoto Animation ‘KyoAni Shop’ Akan Tutup 2020 Mendatang

Setelah dikejutkan dengan insiden pembakaran studio Kyoto Animation atau yang lebih dikenal dengan nama KyoAni pada bulan Juli silam, kini toko fisiknya yaitu KyoAni Shop dikabarkan akan ditutup.

Mengutip dari Anime News Network, melalui situs resmi studio KyoAni, toko fisik yang berlokasi di Uji, Kyoto akan ditutup pada bulan Maret tahun 2020. Staf KyoAni mengkhawatirkan operasional toko online tersebut di masa yang akan datang.

Namun jangan khawatir, karena toko online-nya tetap beroperasi. Sebelumnya pada tanggal 14 Agustus KyoAni mengumumkan bahwa mereka membutuhkan waktu setidaknya satu bulan untuk memproses dan mengirimkan pesanan. Walau per tanggal 14-25 Agustus toko tersebut tidak dapat menerima pesanan karena sedang dalam masa maintenance.

Sekilas tentang KyoAni Shop

Dikutip dari Figure. Toko ini merupakan toko yang menyediakan DVD/Blu-ray, dan merchandise seperti poster, clear files anime resmi yang diproduksi oleh Kyoto Animation. Toko tersebut belokasi di Uji, Kyoto, Jepang, berdekatan dengan Stasiun Kohata.

Kyoto Animation Shop tersedia juga secara online melalui situs kyoanishop.com.

Selain itu, ternyata lokasi KyoAni Shop berdekatan dengan Studio KyoAni, hanya berjarak dua blok dan masih berdekatan dengan Stasiun Kohata.

Tutup Pasca Kebakaran

Insiden Studio Kyoani Dibakar
(Source: Mainichi)

Sebelumnya, KyoAni sempat terkena musibah pada bulan Juli lalu. Berdasarkan informasi dari situs berita NHK, pihak Pemadam Kebarakan Kota Kyoto mengatakan bahwa pada tanggal 18 Juli 2019 sekitar jam 10:30 waktu setempat, gedung studio Kyoani yang berada di daerah Fushimi-ku, Kyoto, dibakar.

Dalam jumpa pers di KyoAni pada Jumat (19/7), presiden Kyoto Animation Hideaki Hatta menyebut bahwa seluruh materi anime terdahulu yang telah dibuat dalam versi cetak maupun file di dalam komputer terbakar habis.

Hal itu ia ungkapkan bahwa kerugian akibat pembakaran tersebut sangatlah besar. “Kerugiannya? Banyak. Saya belum tahu persisnya,” ujar Hatta dilansir dari Anime News Network. Kerugian tersebut dipastikan mencapai milyaran rupiah apabila dihitung, termasuk dengan kerugian imateril.

Melansir dari NHK, pada hari Senin (29/7) lalu menyebut bahwa ketua Kabinet Sekretaris Jepang Yoshihide Suga menyebut bahwa pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan untuk membantu Kyoto Animation setelah kebakaran pada 18 Juli lalu.

Yoshihide menyebut dalam konferensi pers pada Senin lalu bahwa setiap partai, maupun nonpartisan dalam diet tengah mengusulkan langkah-langkah untuk memberikan dukungan kepada para korban serta perusahaan animasi asal Kyoto tersebut. Usulan dalam bentuk proposal tersebut mencakup saran keringanan pajak untuk sumbangan, serta memberikan dukungan berupa pelatihan bagi para animator.

Ia sendiri menyebut bahwa proposal tersebut tengah dipertimbangkan dengan langkah-langkah yang konkret, namun terlebih dahuu ia ingin menilai pandangan dari tiap-tiap lembaga pemerintah terkait hal ini. Misalnya mengenai langkah-langkah kompensasi bagi korban tewas atau terluka, atau membangun kembali manajemen Kyoto Animation.

Jepang sendiri, ujar Suga, akan membahas dukungan ke Kyoto Animation melalui Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang. Selain itu, Jepang tengah mempertimbangkan mengenai penerimaan dana bantuan dari dalam maupun luar negeri.

Loading...