Beranda » Penyiaran » Ternyata, KPI Tegur Spongebob Squarepants Karena Rabbids Invasion!

Ternyata, KPI Tegur Spongebob Squarepants Karena Rabbids Invasion!

Sepekan terakhir, masyarakat dihebohkan dengan teguran tertulis yang dilayangkan Komisi Penyiaran indonesia (KPI) terhadap acara Spongebob Squarepants yang tayang di GTV.

Dalam surat edaran yang diterbitkan pada 5 September itu, KPI menyatakan bahwa acara tersebut melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3&SPS).

Sontak kabar ini memunculkan respon negatif di masyarakat. Di tengah ketidakpuasan masyarakat akan kinerja KPI, isu ini tak pelak menebalkan kesan negatif di masyarakat terutama warganet terhadap lembaga itu. Tak pelak perbedaan perlakuan KPI terhadap sinetron dan Spongebob menjadi bahan perbandingan (sekaligus gunjingan) warganet.

Tak terkecuali sutradara Gundala, Joko Anwar turut menyampaikan kekecewaannya. Tak tanggung-tanggung, ia bahkan menggaungkan tagar #bubarkanKPI.

Apa Benar Spongebob Squarepants Bersalah?

Sayangnya, bukan sekali ini warganet menyikapi kesalahan dengan terburu-buru. Panasnya isu ini tidak terlepas dari kurangnya kehati-hatian warganet dalam membaca Surat Keputusan bernomor 385/K/KPI/31.2/09/2019 itu. Dalam surat yang ditujukan kepada paket program Big Movies Family: Spongebob Squarepants Movie itu, KPI menyampaikan sejumlah pertimbangannya.

Dalam surat edaran tersebut, KPI menyatakan setidaknya dua poin yang menyebabkan Spongebob Squarepants mendapat ‘tanda cinta’ dari lembaga pemantau isi siaran itu.

Pertama, adanya adegan memukul wajah dengan papan, menjatuhkan bola bowling dari atas sehingga mengenai kepala, melayangkan palu ke wajah serta memukulkan pot kaktus menggunakan raket ke arah wajah. Seluruh adegan tersebut tayang pada tanggal 6 Agustus 2019.

Kedua, pada tanggal 22 Agustus 2019, terdapat adegan melempar kue tart ke muka dan memukul menggunakan kayu.

Setelah redaksi membaca surat itu kembali, ternyata adegan pada poin pertama justru tidak terdapat pada acara Spongebob itu sendiri, melainkan pada acara Rabbids Invasion, salah satu segmen di paket acara tersebut.

Teguran KPI yang dialamatkan kepada Spongebob Squarepants sebenarnya mengacu pada Rabbids Invasion

Rabbids Invasion, seri animasi yang tiga musim pertamanya dimiliki oleh Nickelodeon, berkisah tentang sejumlah kelinci dengan pelbagai kenakalannya. Tak ayal kenakalan tersebut cenderung berbahaya hingga menyebabkan KPI melayangkan surat teguran atas ‘ulah’ mereka.

Sementara itu, sajian utamanya, yaitu kartun Spongebob Squarepants sendiri, sebenarnya sudah cukup banyak mengalami pemangkasan konten. Berbanding terbalik dengan durasi tayangnya yang justru menjadi salah satu yang terpanjang di stasiun televisi reinkarnasi Global TV itu.

Pemangkasan konten ini sering mengakibatkan ketidaknyamanan dalam menyaksikan acara. Di sisi lain, pemangkasan yang dilakukan sebatas adegan yang diduga berbahaya justru menjamin bahwa acara tersebut aman disaksikan oleh semua kalangan.

Paket Siaran ; Cara GTV Meraup Untung dari Iklan

Strategi paket siaran seperti Big Movies Family: Spongebob Squarepants Movie ini sudah menjadi andalan GTV dalam meraup rating di slot tayangan siang hari. Tidak cukup dengan penamaan umum, sejumlah judul aneh bin ajaib sering dilekatkan demi memecah angka rating dan share.

Strategi ini mampu mendatangkan rating dan share yang baik sehingga diikuti oleh sejumlah stasiun televisi lain seperti RTV dan NET. Implikasinya, pemasukan iklan di slot tayangan tersebut meningkat.

Pola Tayangan Spongebob Squarepants Movie

Demi menjaga variasi tayangan, GTV sering menyelipkan konten lain dalam paket Spongebob Squarepants Movie. Judul-judul seperti Tom and Jerry dan Rabbids Invasion pernah disisipkan GTV di tengah acara.

Sayangnya untuk kali ini GTV harus menerima ‘surat cinta’ dari KPI, hanya karena salah satu selipan itu. Semoga selepas kejadian ini GTV dapat lebih berhati-hati dalam menentukan acara yang tayang, baik itu acara utama maupun sisipan.

Loading...