Setelah UEFA Super Cup, SCTV Siarkan UEFA Champions League

UEFA Champions League musim 2019-2020 akan ditayangkan di SCTV

SCTV CHAMPIONS LEAGUE – SCTV resmi menayangkan UEFA Champions League (UCL) musim 2019-2020. Melalui akun Instagramnya, SCTV mengumumkan akan menayangkan babak Play-off antara Apoel FC melawan Ajax Amsterdam. SCTV akan menayangkan kompetisi tertinggi antar klub sepak bola Eropa tersebut mulai Rabu (21/8) dini hari.

Tidak lama setelah menayangkan UEFA Super Cup (USC) pada hari Kamis (15/8) dini hari, SCTV akan kembali menayangkan kompetisi sepak bola antar klub benua biru tersebut. Tidak hanya UCL, SCTV juga akan menayangkan UEFA Europa League (UEL) pada hari Jumat dini hari.

Keberhasilan SCTV dalam merebut tayangan UCL tidak terlepas dari keberhasilan negosiasi antara Emtek, induk dari SCM – pemilik SCTV, dengan TEAM Marketing, agensi eksklusif UCL dan UEL. Negosiasi tersebut berlangsung setelah Futbal Momentum Asia (FMA) gagal membayar biaya lisensi paket pertandingan tersebut, dilansir dari SportBusiness.com. Sebelum menjalin kesepakatan dengan Emtek, UEFA dan TEAM Marketing sempat melakukan pendekatan dengan MNC Media dan beIN Sports.

Jika melihat dari penayangan USC sebelumnya, Emtek akan membagi hak siar UCL dan UEL kepada tiga penyiar berbeda. Emtek akan membagikan hak siar tersebut kepada SCTV untuk siaran free-to-air terestrial. Vidio.com, yang juga merupakan cucu usaha Emtek, ditunjuk untuk siaran streaming. Sementara untuk siaran satelit, Emtek menunjuk Matrix TV. Matrix TV akan menayangkan hingga 3 pertandingan langsung di jam yang sama melalui saluran Liga 1 Shopee, Matrix Sports 1 dan Matrix Sports 2.

Tayangkan Liga Demi Rating

SCTV pernah menayangkan UCL dan UEL pada musim 2012-2015. Tiga musim berikutnya, SCTV berhasil melanjutkan penayangan UCL dan UEL melalui sublisensi dari beIN Sports. Walaupun mengaku tidak mendapat keuntungan yang signifikan, diraihnya hak siar kompetisi ini menjadi penting demi menjaga image, rating dan share stasiun televisi swasta tertua kedua tersebut.

Sedianya FMA memegang lisensi tersebut untuk tiga musim, yaitu musim 2018-2019 hingga 2020-2021. Namun kondisi yang kurang menguntungkan memaksa FMA undur diri. Lisensi ajang bulu tangkis BWF dan liga sepak bola UEFA lepas dari FMA dalam waktu yang berdekatan. Lepasnya hak siar tersebut memaksa FMA menutup siaran Total Sports Blast (TSB) di sejumlah TV berbayar dan layanan streaming. Saluran TSB sendiri sempat menayangkan kedua lisensi tersebut selama 1 musim, sebelum akhirnya berhenti bersiaran.