Hadirkan Nagabonar, ‘Para Pencari Tuhan’ Bentuk Sinetron Universe?

Mizwar Cinematic Universe

Serial khusus Ramadhan ‘Para Pencari Tuhan’ tahun ini kembali dengan seri keduabelas setelah vakum pada tahun 2018 dan digantikan dengan serial filler ‘Cuma Disini’. Seri religi yang diproduksi oleh Citra Sinema ini kembali menghadirkan sosok Bang Jack sang marbot Musholla di Kampung Kincir, tetapi tak hanya Bang Jack saja yang muncul. Sosok Naga, sang jendral mantan pencopet dari Nagabonar turut muncul!

Serial yang tayang hanya selama ramadhan tersebut sudah 12 tahun menemani masyarakat Indonesia setiap sahur. SCTV sendiri selaku televisi yang menayangkan sinetron tersebut tentu tidak ingin kehilangan kesempatan untuk memikat kembali hati pemirsa. Sebelumnya, sinetron Ramadhan ‘Cuma Disini’ kurang mendapat perhatian dari pemirsa SCTV dikarenakan plot dan karakter yang sedikit berbeda.

Sinetron Para Pencari Tuhan sendiri kali ini, Deddy Mizwar selaku tokoh utama akan melakoni dua karakter sekaligus. Yaitu Bang Jack, dan Bang Naga (Nagabonar). Bang Naga diceritakan berasal dari Sumatera Utara, memiliki kebun Sawit yang luas dan kaya raya.

Dilansir dari Industry.co.id, Deddy menjelaskan bahwa dalam beberapa adegan Bang Jack selalu dikalahkan Bang Naga. Tapi pada kesempatan lain, giliran Bang Naga yang kalah. Menariknya, Bang Jack dan Bang Naga jatuh cinta pada perempuan yang sama, yakni Nurlela.

“Inilah sisi manusia tidak ada yang sempurna, namun sesama seiman mereka saling mencintai  dan melindungi,” ujar Deddy Mizwar, yang didampingi putri sulungnya, Senandung Nacita, sebagai produser dari Rumah Produksi Demi Gisella Citra Sinema.  “Bahkan mereka berdua senang dengan perempuan yang sama. Nurlela,” papar Deddy Mizwar, yang kali ini juga di-back up putri sulungnya, Senandung Nacita.

Rating Para Pencari Tuhan Kembali Naik!

Sinetron Ramadhan yang telah hadir menyapa pemirsa SCTV sejak 2007 itu dikabarkan menempati peringkat keenam tangga rating acara TV pada bulan Ramadan 2019 ini. Dilansir dari POPMagz, Para Pencari Tuhan mendapatkan TVR/Rating sebanyak 3.2 dengan TVS/Share sebesar 18.8. Sinetron PPT sendiri berhasil mengalahkan rating milik Cinta Yang Hilang milik RCTI yang kini satu peringkat dibawah PPT.

Hal ini tentunya menjadi angin segar bagi SCTV, yang telah lama menayangkan seri Ramadan tersebut sejak lama. Bahkan bisa dianggap, ini adalah ‘tabungan’ bagi SCTV yang bisa dibuka setiap Bulan Ramadan.

Hampir Membentuk Sinetron Universe!

Serupa dengan Marvel Cinematic UniversePara Pencari Tuhan sendiri kini sudah hampir punya Sinetron Universe sendiri. Lho, kenapa bisa?

Kehadiran Bang Naga dari Nagabonar dalam PPT secara teori telah membuat persinggungan linimasa antara Linimasa/timeline cerita Nagabonar dan PPT itu sendiri. Film Nagabonar sendiri dirilis tahun 1987 dan diperankan oleh Deddy Mizwar, dan Deddy sendiri juga memerankan sebagai Bang Jack, di serial PPT sejak tahun 2007.

Timeline cerita Nagabonar yang diproduksi tahun 1987 dan dilanjutkan dengan Nagabonar Jadi 2 pada tahun 2007. Di tahun yang sama, Para Pencari Tuhan dengan formasi 12 pemeran utama juga hadir di bulan Ramadan melalui stasiun televisi SCTV.

Universe ini sendiri juga diisi oleh sejumlah artis-artis lainnya, yang turut tergabung dalam Citra Sinema. Dalam sinetron 2018 Cuma Disini, sejumlah pemeran dalam PPT berperan dalam sinetron tersebut, namun hanya membentuk spin-off  belaka dan tidak melanjutkan peran seperti PPT. Selain itu, dalam berbagai kesempatan, salah satu pemeran utama PPT sering muncul dalam sinetron produksi Citra Sinema lainnya sebagai cameo.

Hadirnya Bang Naga dalam linimasa sinetron PPT membuat perpotongan linimasa dengan linimasa Nagabonar. Linimasa PPT dan Nagabonar yang saat ini tengah tergabung, membentuk cerita yang tidak hanya menghibur, namun juga mendidik. Untuk saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak Production House, apakah akan melanjutkan perpotongan linimasa ini pada Ramadan tahun 2020 mendatang.

Timeline PPT ‘Hampir Seumuran’ dari Timeline MCU

Mengenai timeline film dari Marvel maupun sinetron dari Citra Sinema, tergolong sudah berjalan lama. Namun, harus diakui bahwa timeline yang dibuat Citra Sinema dalam PPT dan produksi film Nagabonar memiliki jangka waktu yang hampir sama dibandingkan milik Marvel.

Timeline Nagabonar dimulai tahun 1987 dan dilanjutkan kembali dengan sekuelnya pada tahun 2007. Namun secara linimasa waktu, cerita nagabonar dimulai pada tahun 1944/1945 ketika Jepang tengah menjajah Indonesia, Belanda mencaplok kembali Sumatera, dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia telah digaungkan.

Serial Para Pencari Tuhan sendiri juga dimulai pada tahun yang sama, yaitu tahun 2007 dan terus berlanjut hingga tahun 2019. Walaupun di tahun 2018 PPT tidak tayang, spin-off sinetron tersebut ditayangkan sebagai pengganti dari PPT. Alasan spin-off PPT ditayangkan bisa saja beragam, salah satunya, karena tahun 2018 merupakan tahun politik Pilgub Jawa Barat, dan Deddy Mizwar kembali mencoba mencalonkan diri menjadi Gubernur Jawa Barat.

Sementara itu di Marvel Cinematic Universe, linimasa secara cerita dimulai ditahun 1943 dimana Captain America muncul dan bersama tentara Allied berusaha melawan Nazi Jerman sekaligus Hydra. Hingga pada tahun 2019, Avengers Endgame tampil di layar kaca.

Walaupun begitu, linimasa MCU secara perilisan film sangatlah jauh dari linimasa PPT. Film Iron Man dan Incredible Hulk dirilis tahun 2008, sementara Para Pencari Tuhan sendiri tayang tahun 2007 dan belum termasuk perilisan film Nagabonar di tahun 1987, dan Nagabonar Jadi 2 di tahun 2007.

Kita setidaknya patut senang bahwa Indonesia sendiri memiliki timeline film dan sinetron yang hampir setara dengan Marvel Cinematic Universe. Setidaknya, timeline yang satu ini hanya muncul di bulan Ramadan saja.