Beranda » address » Siap Saingi Netflix, Disney+ Umumkan Harga dan Ketersediaan

Siap Saingi Netflix, Disney+ Umumkan Harga dan Ketersediaan

Pada Kamis (11/4) malam, Disney melalui acara konferensi bagi investor di Burbank, California, Amerika Serikat akhirnya mengumumkan detail mengenai Disney+, layanan streaming pesaing Netflix milik Disney.

Lewat acara tersebut, Kevin Mayer, kepala bagian konsumen Disney memberikan preview perdana bagaimana tampilan Disney+ kepada para investor, juga mengenai konten original dan biaya berlangganannya.

Antar Muka Dan Fitur Disney+: Tak Beda Jauh Dengan Netflix

 

Dalam kesempatan yang sama, Disney untuk pertama kalinya memamerkan demo aplikasi Disney+.

Secara garis besar, desain antar muka Disney+ tak berbeda jauh dengan para kompetitornya. Pengguna akan disuguhi rekomendasi konten, film dan serial terbaru yang ditambahkan ke dalam Disney+.

Yang membedakan adalah pada laman muka, Disney+ memberi tautan khusus ke dalam franchise milik mereka, seperti Disney, Pixar, Marvel, Star Wars, dan National Geographic.

Pelanggan Disney+ nantinya akan mampu menikmati layanan ini melalui berbagai perangkat. Mulai dari smart TV, browser web, tablet dan smartphone, dan juga konsol game. Disney sendiri telah menggandeng Roku dan Sony untuk menghadirkan aplikasi Disney+ ke dalam perangkat mereka.

Fitur lain yang bisa kita jumpai adalah kemampuan untuk membuat beberapa profil berbeda dalam satu akun, parental control, kemampuan menikmati konten secara offline, dan juga menghadirkan konten dalam resolusi 4K HDR untuk perangkat yang mendukung.

Konten Disney+: Penuh Konten Original

Di kesempatan yang sama, Disney juga mengumumkan pelbagai konten original yang siap hadir di layanan ini di antaranya:

  • Berbagai serial dari Marvel Studios:
    • Loki, menghadirkan Tom Hiddleston sebagai Loki
    • WandaVision, dengan Elizabeth Olsen sebagai Wanda Maximoff dan Paul Bettany sebagai The Vision
    • The Falcon and the Winter Soldier, diperankan oleh Anthony Mackie dan Sebastian Stan.
  • Film-film original
    • Versi live-action dari Lady and the Tramp, diperankan Justin Theroux dan Tessa Thompson
    • Noelle, diperankan Anna Kendrick dan Bill Hader
    • Timmy Failure, disutradarai Tom McCarthy
    • Stargirl, film adaptasi buku best-seller New York Times
    • Togo, kisah nyata seorang pria yang menembus tundra Alaska bersama kereta anjingnya. Diperankan oleh Willem Dafoe
  • Serial original lain
    • High School Musican: The Musical: The Series
    • Diary of a Female President
    • The Mandalorian
    • Serial Star Wars berdasarkan kisah Cassian Andor

Tak hanya menghadirkan berbagai konten original, Disney juga berjanji akan membawa banyak konten-konten eksklusif lain seperti The Simpsons. Yang keseluruhan 30 musimnya akan hadir di Disney+ setelah akuisisi Disney terhadap 21st Century Fox. Begitu pula seluruh koleksi film animasi dari Pixar dan Disney Classic.

Dilaporkan The Hollywood Reporter, Disney+ akan memiliki 500 film dan kurang lebih 7000 episode dari Disney TV. Sebagai perbandingan, Netflix memiliki 4,335 judul film dan 1,197 serial televisi dalam pustakanya pada 2016.

Harga dan Ketersediaan: Debut di Amerika Serikat dengan Harga Kompetitif!

Dalam kesempatan yang sama, Disney juga mengumumkan harga dan ketersediaan dari Disney+. Lewat keterangan resminya, Disney mematok harga $6.99 (Rp. 98,000 jika dikonversikan) per bulan  atau $69.99 (Rp. 990,000) per tahun. Ini jauh lebih murah ketimbang Netflix yang memiliki tarif langganan mulai dari $8.99 (Rp. 127,000) per bulan.

Disney sendiri mengatakan bahwa layanan Disney+ baru akan bisa diakses di Amerika Serikat pada awal peluncurannya. Namun, ke depannya Disney akan memperluas layanannya hingga ke seluruh dunia dalam beberapa tahun mendatang.

Untuk Indonesia sendiri, belum diketahui pasti kapan layanan Disney+ akan rilis. Walau begitu, patut kita tunggu apakah Disney+ dapat menjadi lawan yang sepadan bagi Netflix.

Loading...