Beranda » Bus & Kereta » LRT Palembang yang Mengubah Kultur Budaya

LRT Palembang yang Mengubah Kultur Budaya

Sejak pembangunannya yang dimulai sejak Kuartal 3 tahun 2015 lalu. LRT Palembang akhirnya diresmikan oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi pada tanggal 20 April 2017 di Pelabuhan Boom Baru, Palembang, Sumatera Selatan. Bersamaan dengan agenda serah terima atas 2 trainset dengan 6 gerbong yang telah diterima sejak 9 hari sebelumnya. LRT Palembang yang terdiri dari 8 trainset dan 24 gerbong akan dikirimkan sisanya pada pertengahan Mei hingga akhir Juni tahun ini.

Trainset tersebut sebelumnya telah diantarkan melalui kereta api diesel yang diluncurkan langsung dari Madiun, Jawa Timur, setelah dirakit oleh PT. Industri Kereta Api (INKA) ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Dan setelahnya trainset tersebut mengarungi kapal laut hingga sampai ke Pelabuhan Boom Baru.

Nasrun Umar selaku Sekda Pemprov Sumsel melalui metrotvnews.com (11/04) mengatakan begitu trainset telah resmi diterima, selanjutnya akan diantarkan ke Depo yang berada di OPI Mall, Jakabaring yang dimana saat ini sedang dalam penyelesaian. Dan akan dilakukan uji coba runway test dari Depo hingga Stasiun Polresta sepanjang 2 KM. Sementara, menurut Kepala Lapangan Proyek LRT Palembang, Bambang Priyambodo juga menambahkan konstruksi overall sudah mencapai 90% meski ada pekerjaan pengecoran wesel crossover.

Mengubah culture.

Di kala peresmiannya di tanggal 20 April lalu. Setelah penekanan tombol sirene oleh Menhub, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, hingga Ketua INASGOC, Erick Thohir di Pelabuhan Boom Baru sore itu, Menhub melalui lansiran CNN Indonesia mengapresiasi bahwa proyek ini telah sesuai rencana dan menyatakan akan mempercepat laju penyelesaiannya hingga awal Juli nanti.

Gubernur Sumsel juga menambahkan bahwa kereta ringan tersebut tidak hanya untuk menunjang Atlet dan panitia official dari Asian Games 2018 saja. Beliau juga mengupayakan LRT sebagai transportasi massal untuk masyarakat Palembang sebagai solusi atas kemacetan yang menurut riset, Akan total gridlock pada tahun 2020.

Setelah peresmian, 2 trainset tersebut akan diantarkan ke Depo malam itu dan melewati Jembatan Ampera sekitar jam 10 malam hingga saat ini sedang dalam instalasi dan pengujian statis dan dinamis.

Loading...